PMM UMM Giat Modul Nusantara di Alun-Alun Malang
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG- Wilanda Oktavia dari Universitass Bung Hatta dan Marsanda Moha berasal dari Universitas Muhammadiyah Gorontalo beserta teman-teman Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang Batch 3 melakukan kunjungan ke Alun-Alun Malang sebagai salah satu rangkaian kegiatan Modul Nusantara mereka pada hari Sabtu, 21 Oktober 2023.
Alun-Alun Malang menjadi salah satu destinasi wisata yang terkenal di Malang. Disamping letaknya yang sangat strategis juga dikelilingi dengan pedagang makanan dan minuman yang memikat daya tarik wisatawan untuk menjadikannya sebagai tujuan berbelanja. Akomodasi di Alun-Alun Malang cukup lengkap sehingga para pengunjung dapat menjangkau beberapa tempat dalam satu area. Diantara tempat-tempat yang bisa di jangkau sekitar aea Alun-Alun Malang yaitun masjid, gereja, hotel, bank, kantor pos dan lain-lain.
Pada saat hari kunjungan mahasiswa kampus merdeka belajar (MBKM) ini, dosen modul nusantara juga menjelaskan sedikit tentang sejarah Alun-Alun Malang. Alun-alun Malang pada awalnya didirikan oleh gubernur pemerintahan Hindia Belanda, beliau mendirikan taman ini pada masa penjajasan Belanda. Seiring berkembangnya zaman dan barulah Alun-Alun Malang di rubah strukturnya oleh masyarakat Malang.
Di Alun-Alun Malang terdapat bangunan lama berupa masjid dan gereja. Terdapat gereja Immanuel yang dijuluki juga dengan Gereja jago, Karena dipuncak menara Gereja terdapat lambang ayam jago. Gereja Immanuel bertetangga dekat dengan mesjid Agung Jami’, mesjid pertama dan tertua dikota malang. Gereja Immanuel atau Gereja Jago merujuk pada hiasan ayam jago pada atapnya yang merupakan tiga Gereja pertama yang dibangun pemerintah hindia Belanda, dan pada tahun 2018 ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya atau warisan.

Tak lupa pula, yang tidak kalah menarik yaitu Alun-Alun memiliki spot-spot foto dan tempat-tempat bersantai untuk menikmati indahnya burung merpati yang berterbangan. Di Alun-Alun Malang terdapat banyak kursi-kursi di area taman yang bisa digunakan untuk duduk-duduk santai, terdapat juga air mancur, bangunan hiasan unik berbentuk love dan yang tak kalah indah adalah di Alun-Alun Malang terdapat banyak pohon-pohon rindang.
Dari kunjungan ini, mahasiswa pertukaran pelajar dapat melihat dan merasakan secara langsung lingkungan dan nuansa di Alun Alun Malang. Pengalaman ini tentu menambah wawasan bagi para penerus bangsa untuk terus mengenang sejarah dan mengetahui tempat-tempat bersejarah dan bangunan-bangunan kuno yang ada di Kota Malang. (rilis: pmm pgsd umm)
