PMM 90 UMM, Inovasi Kemasan Packaging Ziplock-Design Logo UMKM Kripik Tempe Desa Sengguruh Kepanjen
TABLOID MATAHATI.COM, MALANG – Kegiatan Pengabdaian Masyarakat Oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang merupakan suatu kegiatan yang wajib dilakukan bagi mahasiswa aktif di Universitas Muhammadiyah Malang. Kegiatan ini adalah suatu kontribusi mahasiswa terhadap Masyarakat. Kegiatan pengabdian ini dilakukan oleh kelompok 90 gelombang 1 pada tanggal 19 januari sampai dengan tanggal 19 Februarai 2024. PMM ini menjadi sarana bagi para mahasiswa untuk menyalurkan berbagai kegiatan yang positif kepada masyarakat. Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil Penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (PMM) kelompok 90 gelombang 1 melaksanakan beberapa agenda di Desa Sengguruh, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Kegiatan PMM ini dilakukan oleh seluruh anggota kelompok kami yang terdiri dari 5 anggota yaitu Juliyanto Mawardi, Della Nurisa, Nanda Sabrina Ayunani, Laila Choirummin Alfin, Sasmila Nova Herlianda. Kelompok kami di dampingi oleh dosen pembimbing lapangan Ach.Syaiful Hidayat A, S.E., M.Sc., Ak.
Pada kegiatan Pengabdian Masyarakat Oleh Mahasiswa (PMM) kelompok 90 gelombang 1 yang dilaksanakan di Desa Kepanjen ini memiliki beberapa kegiatan salah satunya memberikan inovasi baru pada packaging dan juga design logo keripik tempe pada salah satu UMKM di Desa Kepanjen. Pada UMKM keripik tempe yang bernama “Valco” ini merupakan home industri, dimana semua proses dari pemotongan tempe, penggorengan sampai pengemasan dilakukan oleh mereka sendiri. UMKM ini tidak memiliki pegawai jadi dikerjakan sendiri oleh ibu, anak dan juga menantunya. Pada kegiatan ini kelompok kami membantu dalam memberikan inovasi packaging yang baru dan design logo dari kemasan sebelumnya.
Untuk packaging baru ini kami sengaja berbeda seperti kemasan keripik tempe pada umumnya karna kami menggunakan kemasan yang efisien dengan adanya ziplock, berbeda dengan kemasan sebelumnya yang menggunakan plastik yang harus di rekatkan dengan bantuan lilin. Dan untuk design logo kami hanya upgrade ke design baru tanpa merubah nama asli UMKM tersebut. Dengan adanya kemasan ziplock ini dapat menjaga kerenyahan dan kebersihan kripik tempe agar tetap terjaga kerenyahannya.
Keripik tempe ini menggunakan bahan baku alami tanpa menggunakan bahan pengawet makanan. Bahan baku kripik tempe ini berupa tepung, garam, telur, rempah – rempah dan minyak nabati. Dengan bahan baku alami memciptakan cita rasa yang pastinya enak dan baik bagi kesehatan tubuh. Bahan baku tempe yang di gunakan untuk membuat kripik tempe di ambil langsung dari kampung industri tempe Sanan.
Untuk produk Keripik tempe ini sendiri sudah di kirim ke Malang sampai luar Malang. Produk keripik tempe ini sudah ada di toko oleh-oleh. Dan juga biasanya keripik tempe ini di pesan untuk acara-acara penting seperti souvenir pernikahan atau acara lainnya.
Dengan adanya design logo pada kemasan memiliki tujuan utama yaitu menjadi elemen yang sangat penting dalam strategi pemasaran yang dapat memberikan kontribusi besar terhadap keberhasilan produk di pasar. Pada kegiatan inovasi packaging dan juga design logo baru ini diharapkan bisa menjadi masukan dan juga inovasi baru untuk UMKM Keripik tempe dalam mengemas produk mereka dan mendesign logo untuk produk yang akan mereka jual di pasaran.
Dengan diadakan kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan salah satu memanfaatkan bagi UMKM dengan adanya inovasi baru pada packaging dan juga design logo keripik tempe. (rilis: PMM kelompok 90 gelombang 1).
