PMM 58 UMM Berkontribusi Bantu Posyandu Sub PIN Polio RW 09 Merjosari
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang atau PMM Bhaktiku Negeri gelombang 2 kelompok 58 populer disebut (PMM 58 UMM) menggelar program kerja di Kelurahan Merjosari.
Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan hilirisasi hasil penelitian dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Itu sebabnya wajib dilaksanakan oleh mahasiswa aktif UMM.

Melalui dukungan dari Dosen Pendamping Lapang (DPL) Agustin Dwi Harianti, SE, MM., Ak, CA, CSRS, CSRA, PMM 58 UMM beranggotakan Syahida Viky Azizah (2020-053), Jihan Eka Cahya A (2020-087), Astrid Revina Anggraeni (2020-100), dan Muhammad Fariz Fahmi (2021-066), menjalankan pengabdian masyarakat dengan membantu masyarakat RW 09 dalam kegiatan posyandu pada tanggal 17 Januari 2024.
Kegiatan posyandu setiap bulannya dilakukan rutin oleh masyarakat yang memiliki balita di RW 09 Kelurahan Merjosari. Namun kegiatan posyandu pada tanggal 17 Januari 2024 lalu sedikit berbeda karena pada posyandu kali ini dilaksanakan vaksin polio. Hal ini untuk mensukseskan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio.
Program PIN Polio ini disebabkan ada penyakit polio yang ditemukan di Kabupaten Klaten Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Sampang, dan Pamekasan Provinsi Jawa Timur. Maka dari itu dilakukan imunisasi tambahan atau Sub Pin Polio yang dilakukan serentak.
Target dari pemberian Sub Pin Polio ini untuk mencegah terjadinya gejala susah bergerak atau cacat pada anak-anak yang terkena polio.
Kegiatan posyandu ini dihadiri lebih dari 50 anak-anak dengan usia 0 hingga 5 tahun bertempat di Balai RW 09 Kelurahan Merjosari.
Dalam upaya melindungi kesehatan dan kebahagiaan anak-anak, perjuangan melawan polio menjadi sangat penting. Vaksin polio adalah salah satu langkah krusial yang perlu diambil untuk melindungi balita dari polio. Dengan upaya kolaboratif dari para ahli kesehatan, pemberian vaksin polio dapat berjalan dengan baik dan lancar. Para orang tua juga dapat melakukan sharing kepada para ahli kesehatan yang ada di lokasi untuk konsultasi Kesehatan buah hatinya.

Vaksin polio telah terbukti secara signifikan mengurangi risiko penyakit polio dan membantu menekan penyebarannya. Dengan memberikan vaksin polio kepada anak-anak, maka juga dapat memberikan perlindungan yang kuat dan meningkatkan kekebalan tubuh mereka terhadap penyakit yang dapat menyebabkan kelumpuhan seumur hidup.
Tidak hanya melindungi anak-anak dari bahaya penyakit ini, vaksin polio juga merupakan kontribusi nyata untuk menghentikan penyebaran polio di seluruh dunia. Dalam situasi saat ini, di mana kita telah melihat keberhasilan dalam mengurangi jumlah kasus polio, terus memprioritaskan vaksinasi polio merupakan langkah yang sangat penting untuk terus menjaga kesehatan dan kebahagiaan balita.
Jadi, mari bersatu untuk melawan polio dengan memberikan vaksin polio kepada anak-anak. Bersama-sama, dapat mencapai dunia yang bebas dari polio, di mana anak-anak dapat tumbuh dan berkembang dengan sehat dan bahagia. (rilis: pmm 58 umm gelombang 2)
