PMM 24 UMM Ajari Siswa SDN Tanjungrejo 3 Sukun Eksperimen Sains, Belajar Sambil Bermain
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – 15 Agustus 2024 Mahasiswa yang tergabung Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Kelompok 24 Gelombang 3 Universitas Muhammadiyah Malang melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).
PMM ini dibawah naungan Direktorat Penelitian dan Pengabdian (DPPM) UMM yang dilakukan oleh Aqmalina Nur Hidayah, Silvia R, Widhie Elysia A, Nesha Elcyra A, dan Mazaya Febinazhira M serta dalam arahan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Rini Pebri Utari, S.Pd, yang dilaksanakan selama 1 bulan.
PMM kelompok 24 gelombang 3 melaksanakan program pengabdian di SD Negeri Tanjungrejo 3 jalan Terusan Mergan Raya No. 18, Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jawa Timur. Salah satu program kerja memperkenalkan sains sederhana kepada siswa SDN Tanjungrejo 3.

Eksperimen ini bertujuan mengenalkan dunia kimia kepada para siswa kelas 5 SDN Tanjungrejo 3. Kegiatan ini membantu mereka memahami konsep dasar reaksi kimia secara lebih baik. Kegiatan ini bukan hanya mengajak para siswa untuk bermain tetapi juga mengenalkan kepada reaksi kimia sederhana.
Dibantu dan diawasi anggota PMM 24 gelombang 3 UMM para siswa eksperimen sendiri, dimana sebelumnya sudah ada pengarahan materi. Eksperimen sains tidak hanya sekadar bermain. Kegiatan ini juga dapat:
Merangsang rasa ingin tahu: Anak-anak akan terdorong untuk bertanya dan mencari tahu lebih banyak tentang dunia di sekitar mereka.
Meningkatkan kemampuan berpikir kritis: Dengan mengamati hasil eksperimen, anak-anak akan belajar menganalisis dan menarik kesimpulan.
Mengembangkan kreativitas: Eksperimen sains memberikan ruang bagi anak-anak untuk bereksplorasi dan menemukan cara-cara baru untuk menyelesaikan masalah.
Eksperimen yang dilakukan menggunakan bahan-bahan aman. Ada dua eksperimen yaitu ”Lava Lamp” dan ”Balon Mengembang”. Lava lamp adalah lampu hias yang berisi cairan dengan gelembung-gelembung berwarna warni yang seolah-olah naik turun seperti lava.

Bahan-bahannya seperti soda kue, minyak, air, citric acid, pewarna makanan dan botol bekas. Dengan mencampurkan soda kue dan acid citric akan membentuk suatu gelembung yaitu gas karbon dioksida. Hal ini dikarenakan ketika dua zat yang berbeda dicampurkan akan mengahasilkan suatu zat baru. Melihat hal ini para anak-anak sangat antusias dan menjadi lebih tau reaksi-reaksi kimia sederhana seperti ini.
Eksperimen ”Balon Mengembang”, bahan-bahan yang dibutuhkan botol bekas, balon, air, soda kue dan citric acid. Larutkan acid citric dengan air kemudian masukkan soda kue ke dalam balon, lalu pasang balon pada kepala botol maka balon akan mengembang sendiri tanpa ditiup. Hal ini dikarenakan saat citric acid bercampur dengan soda kue maka akan mengahasilkan gelembung-gelembung gas karbon dioksida yang banyak sehingga menyebabkan balon mengembang.

Dengan melakukan eksperimen sederhana di rumah, tidak hanya memberikan pengetahuan baru kepada siswa SDN Tanjungrejo 3, tetapi juga menumbuhkan minat mereka terhadap sains sejak dini. Anak-anak bisa mengamati perubahan yang terjadi dan mereka menjadi lebih ingin tahu mengapa itu terjadi serta eksperimen membuat pembelajaran lebih interaktif dan tidak membosankan. (penulis/foto: pmm 24 gelombang 3/editor: hamim)
