PMM 21 UMM Sosialisasi PHBS dan Gizi Seimbang di SDI Mohammad Hatta Lowokwaru
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata Universitas Muhammadiyah Malang dalam membangun hubungan yang harmonis antara dunia akademis dan masyarakat. Melalui PMM, mahasiswa diberikan kesempatan untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang mereka peroleh di bangku kuliah dalam konteks kehidupan nyata. PMM kali ini dilakukan oleh kelompok 21 gelombang 9, yang kegiatan PMM-nya berlangsung dari tanggal 19 Januari hingga 17 Februari 2024.
Kelompok 21 gelombang 9 PMM UMM terdiri dari 5 anggota, yaitu Taura Athallah Akbar, Alisha Maryam, Dahlia W. Farhana, Fatimah, dan Syauqi Assidhiqie, yang berasal dari program studi Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang. Mereka dibimbing oleh Ibu Ikhsanul Ammallynda, ST., MT, sebagai Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Kegiatan PMM kelompok 21 gelombang 9 dilaksanakan di dua tempat, yaitu di SDI Mohammad Hatta, Jalan Simp. Flamboyan No.30, Lowokwaru, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur, 65141, dan Jalan Danau Sentani Utara, RW 12, Madyopuro, Kec. Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur, 65139.
Pada kegiatan PMM kali ini, kelompok 21 gelombang 9 mengusung tema “Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Serta Pemilihan Menu Makanan Gizi Seimbang Sebagai Upaya Pencegahan Stunting.” Permasalahan stunting merupakan salah satu tantangan serius dalam pembangunan kesehatan masyarakat di Indonesia bahkan di dunia. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan upaya bersama dari berbagai pihak, termasuk melalui program PMM.
PMM UMM kelompok 21 gelombang 9 berupaya untuk meningkatkan mutu kesehatan di Indonesia dengan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menerapkan perilaku hidup sehat, serta mengatur pola makan dengan gizi seimbang sebagai upaya pencegahan stunting pada anak-anak, sebagai langkah untuk menciptakan Indonesia bebas stunting.
Pada kegiatan edukasi perilaku hidup sehat dan gizi seimbang ini, kelompok PMM UMM 21 menghadirkan berbagai kegiatan seperti pemberian materi dan praktik perilaku hidup sehat kepada siswa/siswi kelas 1, 2, dan 3 SDI Mohammad Hatta, yang meliputi panduan cara cuci tangan dan gosok gigi yang baik dan benar. Selain itu, mereka juga memberikan materi tentang gizi seimbang kepada siswa/siswi kelas 4 SDI Mohammad Hatta.
Tidak hanya edukasi tentang perilaku hidup sehat dan gizi seimbang, PMM UMM kelompok 21 juga melakukan pengukuran antropometri terhadap anak-anak di SDI Mohammad Hatta dan anak-anak di Warga Danau Sentani RW 12 Madyopuro untuk menentukan status gizi mereka.
Selain kegiatan di atas, PMM UMM kelompok 21 juga mengadakan seminar dengan tema “Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Untuk Mencegah Stunting” di SDI Mohammad Hatta dan di Jalan Danau Sentani RW 12 Madyopuro sebagai acara puncak dan penutupan kegiatan PMM. Seminar tersebut menghadirkan seorang pemateri yang luar biasa, yaitu dr. Taufiqur Rahman, Sp.A, seorang dokter spesialis anak. Pada seminar ini, dijelaskan betapa pentingnya menerapkan perilaku hidup sehat pada anak-anak untuk menjaga kebersihan dan menghindarkan mereka dari penyakit. Memenuhi gizi seimbang pada anak sangat berperan penting dalam pencegahan stunting. Pencegahan stunting tidak hanya menyasar pada calon pengantin, ibu hamil, bayi, dan balita, namun jauh sebelum itu. Sejak usia dini, anak-anak harus belajar dan berlatih menerapkan perilaku hidup sehat baik di lingkungan rumah maupun sekolah serta memenuhi kebutuhan gizi tubuh.
Setiap orang tua pastilah ingin memberikan yang terbaik untuk anaknya. Dengan diadakannya seminar ini, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman wali murid SDI Mohammad Hatta dan warga Danau Sentani RW 12 Madyopuro tentang pentingnya pencegahan stunting sejak dini pada anak, yang mana hal tersebut dapat menurunkan angka kejadian stunting di Indonesia. PMM UMM kelompok 21 berharap seminar ini akan sangat bermanfaat untuk masyarakat sekitar. (rilis: PMM 21 gelombang 9)
