Layanan Kesehatan-Pengobatan Gratis, Plus Psikososial di Posko Maninjau, Tim Dokter FK UMM Gandeng MDMC Lampung
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG- Sejak 16-21 Desember 2025 Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang (FK UMM) menurunkan tim dokter respon bencana di Sumatera Barat, untuk layanan kesehatan di sejumlah posko bencana diantaranya posko Maninjau. Menurut Humas FK UMM, dr. Yulia Merita Putri disapa dokter Putri keberadaan tim dokter FK UMM di posko Maninjau ini berkolaborasi dengan MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Center) Lampung.

Tim dokter FK UMM terdiri atas nama dr. Ilham Setya Wicaksono, Nur Eka Dian Hamadai, S.Kep, Ns, Dokter Muda Azam Fatoni, S.Ked, Dokter Muda Moch Adam Fathan KA, S.Ked, Dokter Muda Balqis Aulia A, S.Ked, dan Faqih Ahmad Wafir Rahman, S.Pd. Tim ini ketika berada di lokasi bencana dibagi menjadi dua.
Tim pertama beranggotakan Ns. Eka Hamdani, Adam Fathan, dan Balqis Aulia melaksanakan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis meliputi pemberian obat oral untuk pasien anak, dewasa dan lansia, serta home visite/kunjungan rumah ke salah satu rumah pasien lansia. Edukasi kesehatan khususnya lansia dengan penyakit degenerative, serta program trauma healing bagi masyarakat terdampak bencana.

Selanjutnya, tim kedua terdiri dr. Ilham, Azam Fatoni, dan Faqih, melakukan kolaborasi dengan MDMC Lampung untuk melakukan penguatan mental secara rohani. Termasuk pemeriksaan dan screening kesehatan masyarakat usai pengajian. Pendampingan trauma healing bagi mereka yang memerlukan dukungan psiko-sosial.
Selain itu, lanjut dokter Putri, tim dokter FK UMM pelayanan kesehatan dan pendampingan psiko-sosial di Pos Kesehatan Jorong Kota Tanah, Kecamatan Tanjung Raya. Berkolaborasi dengan bidan setempat sesuai arahan Kepala Puskesmas Maninjau bersama Bapak Jorong setempat. Pelayanan kesehatan masyarakat terdampak sejumlah 54 pasien, mayoritas menderita Cephalgia, ISPA, HT, dan penyakit kulit. Home visit pasien untuk terapi di rumah.

Pendampingan psiko-sosial terhadap masyarakat terdampak bencana. Membantu meringankan beban psikologis akan datangnya bencana susulan dan rasa takut berobat dikarenakan mayoritas masyarakat berjalan kaki sehingga warga takut terkena longsor.
Layanan kesehatan dan pendampingan psiko-sosial di Pos Kesehatan Kampung Data Kota Dado, sekitar 56 pasien dengan mayoritas pasien dengan HT, Dislipedemia, ISPA. Melaksanakan edukasi dan pendampingan bersama bidan setempat dan kader posyandu terkait pasien yang enggan dirujuk dengan SUSP. ADHF dan CVA Infark. Survei lokasi post longsor (21/12) 2025, pemberian hygiene set kepada warga terdampak, serta pelayanan kesehatan di malam hari di posko Sungai Batang, Maninjau.

Sekedar diketahui, tambah dokter Putri, kondisi lapangan sekarang warga mengalami kesulitan mengenai hygiene dan sanitasi air bersih yang menyebabkan permasalahan kesehatan dari segi permasalahan penyakit kulit dan pernafasan. Serta jalan yang menuju titik posko terdapat banyak bekas titik longsor. Kegiatan yang dilakukan bertujuan memberikan penanganan sementara kepada masyarakat untuk pulih secara perlahan dan bertahap.
Selanjutnya tim akan membuat posko kesehatan kembali di beberapa titik terdampak serta berkordinasi kembali pada bidan setempat yang sesuai dengan arahan kepala Puskesmas Maninjau bersama Bapak Jorong setempat. (humas fk umm/don)
