PMM 10 UMM Bimbel Gratis Siswa TK-SD di Dusun Cerme, Pakisaji
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – Mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang tergabung dalam Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa kelompok 10 gelombang 4 Universitas Muhammadiyah Malang popular disebut PMM 10 UMM memberikan bantuan bimbingan belajar (bimbel) gratis kepada anak-anak jenjang pendidikan TK dan SD di Dusun Cerme, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Program kerja (proker) tersebut untuk membantu mereka saat kesulitan mengerjakan tugas sekolah. Materi disesuaikan tingkat usia dan karakter.
Tujuan proker PMM 10 UMM gelombang 4 untuk meningkatkan kualitas SDM dan akses pendidikan di wilayah tersebut. Respons masyarakat sangat positif disebabkan bermanfaat serta sebagai upaya nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Dusun Cerme, Pakisaji.

Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah hasil untuk mengaplikasikan hirilisasi hasil penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), dibawah arahan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Gina Harventy, SE, Ak, M.Si, CA. Sedangkan anggota kelompok PMM 10 UMM gelombang 4 dari berbagai jurusan diantaranya Muhammad Ragat Bawazir (Prodi PGSD), Indah Retnowati (Prodi PGSD), Arinda Fitria N.A (Prodi PGSD), Sellynda Putri Haryanto (Prodi PGSD), dan Muhammad Irfan Mariadi (Prodi Peternakan).
Menurut salah satu anggota PMM 10 UMM, Indah Retnowati kegiatan belajar dilakukan sebagai respons atas kesulitan belajar anak-anak di Dusun Cerme, yang kurang memiliki akses pendidikan di luar jam sekolah. Mahasiswa PMM 10 UMM menyelenggarakan les belajar gratis dengan menyediakan bimbingan langsung sesuai tingkat usia dan kebutuhan belajar mereka. Materi tidak hanya fokus pada akademis, tapi juga pada pembentukan karakter, seperti sikap tangguh, bermoral, dan nilai-nilai gotong royong.

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak TK dan SD mendapatkan akses langsung ke bimbingan belajar dari mahasiswa PMM 10 UMM. Materi yang disampaikan disesuaikan dengan tingkat usia dan kebutuhan belajar mereka. Selain materi akademis dan pembentukan karakter seperti sikap tangguh, berakhlak mulia, bermoral, serta nilai-nilai toleransi dan gotong royong.
Respon masyarakat sangat positif, menganggapnya sebagai dukungan konkret untuk meningkatkan akses pendidikan. Selain memberikan bantuan belajar, mahasiswa juga berperan sebagai mentor dan teman bagi anak-anak di Dusun Cerme, menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan antusias.

Selain memberikan bantuan belajar, mahasiswa PMM UMM juga berperan sebagai mentor dan sahabat bagi anak-anak di Dusun Cerme. Mereka menciptakan lingkungan belajar yang ramah dan menyenangkan sehingga anak-anak merasa nyaman dan antusias dalam proses belajar.
“Saya senang belajar di sini. Kakak-kakaknya baik dan bisa menjelaskan pelajaran dengan mudah,” kata salah satu anak peserta les belajar.
Dengan kegiatan ini, mahasiswa PMM 10 UMM berharap memberikan dampak positif yang signifikan pada pendidikan anak-anak di Dusun Cerme, serta mendorong semangat belajar dan pembentukan karakter baik untuk masa depan yang lebih baik. (rilis: pmm kelompok 10 gelombang 4 umm)
