Orientasi Laba, PMM 107 UMM Sosialisasi Teknik Marketing Modern Hasil Peternakan Sapi Kota Batu
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – Mahasiswa PMM Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Kelompok 107 Gelombang 9 menggelar sosialisasi pemasaran hasil peternakan sapi di Dusun Dresel RT 4, Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur, pada Selasa, 6 Agustus 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan solusi pemasaran kepada para peternak sapi lokal agar dapat meningkatkan nilai jual produk mereka.
Sosialisasi ini dipandu oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) PMM Kelompok 107 Gelombang 9 UMM, Dr. Beti Istanti Suwandayani, M.Pd, dengan anggota PMM yang berasal dari program studi ilmu komunikasi yakni Syarifur Ridho sebagai koordinator kelompok yang beranggotakan Annisa Putri Maharani, Abdillah Haqi, dan Muhammad Rivaldo Hariyadi.

Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan hilirisasi hasil penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang merupakan program dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) untuk pengabdian masyarakat oleh mahasiswa secara kelompok, dengan tujuan memberikan manfaat kepada masyarakat. Dalam sosialisasi ini, mahasiswa PMM tidak hanya membahas teknik peternakan, tetapi juga strategi pemasaran yang efektif untuk meningkatkan pendapatan peternak.
Pada awal sosialisasi, mahasiswa PMM mengenalkan konsep pemasaran modern yang dapat diterapkan oleh peternak, seperti pemanfaatan media sosial, pengemasan produk yang menarik, serta pengelolaan hubungan dengan pelanggan. “Kami ingin para peternak tidak hanya fokus pada produksi, tetapi juga memahami pentingnya pemasaran agar usaha ini dapat berkembang lebih luas,” ucap Syarifur Ridho kepada para warga Dusun Dresel RT 4.
Pelaksanaan kegiatan berjalan dengan lancar dan interaktif. Mahasiswa PMM Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) memberikan contoh konkret tentang cara memasarkan produk daging sapi, mulai dari branding hingga distribusi. Para peternak juga dilibatkan dalam diskusi langsung mengenai kendala yang mereka hadapi dalam memasarkan hasil peternakan mereka, sehingga solusi yang diberikan lebih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat setempat.
Antusiasme para peternak sangat tinggi, mereka aktif bertanya dan berbagi pengalaman selama sesi berlangsung. Banyak di antara mereka yang tertarik untuk menerapkan metode pemasaran yang disampaikan, terutama terkait penggunaan platform digital untuk menjangkau lebih banyak konsumen. Dengan pendekatan yang mudah dipahami, mahasiswa PMM berhasil menghubungkan teori pemasaran dengan praktik sehari-hari di bidang peternakan.

Sosialisasi ini memberikan dampak positif, di mana para peternak mendapatkan wawasan baru tentang cara memaksimalkan keuntungan dari hasil ternaknya. “Kita ingin agar para peternak Dusun Dresel RT 4 mampu bersaing di pasar yang lebih luas, dengan pemahaman yang lebih baik tentang strategi pemasaran,” ujar Annisa Putri Maharani saat berdiskusi dengan salah satu peternak.
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan sebuah inovasi yang membawa perubahan nyata bagi masyarakat Dusun Dresel. Mahasiswa PMM Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) berharap inisiatif ini bisa terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain yang memiliki potensi serupa dalam pengembangan usaha peternakan. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan para peternak tidak hanya meningkatkan pendapatan, tetapi juga mampu mengembangkan usaha mereka secara berkelanjutan dan lebih profesional. (penulis/foto: pmm kelompok 107 gelombang 9 umm/editor: hamara)
