Mahasiswa PMM UMM Renovasi, Penanaman, Serta Sosialisasi Manfaat dari Tanaman Asmantoga
TABLOIDMATAHATI.COM, PASURUAN – Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melaksanakan program kerja (proker) lanjutan pembangunan Asuhan Mandiri Tanaman Obat Keluarga (Asmantoga) di Desa Kalipang, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.
Pelaksanaan proker ini dijelaskan Koordinator PMM UMM Deni Aulia, bahwa proker tersebut merupakan hasil kolaborasi dari lima kelompok PMM UMM yang ditempatkan di lima desa berbeda di wilayah Kabupaten Pasuruan. Perlu diketahui pelaksanaan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan hilirisasi hasil penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Dijelaskan Deni Aulia, selain dirinya anggota PMM UMM ini atas nama Ahmad Iqbal, Sefthiany Eka Syahfitri, Maudy Dwi Vanesa A, dan Anis Sabrina. Mereka dalam melaksanakan proker di bawah bimbingan Dosen Pendamping Lapangan (DPL) Sony Zakaria, S.Sy, MH. Program Asmantoga adalah program unggulan 25 mahasiswa dari lima kelompok PMM UMM bergotong royong dalam pelaksanaan kegiatan Asmantoga di Desa Kalipang.
Menariknya, kata Deni Aulia salah satu bentuk hilirisasi tersebut diwujudkan dalam pembangunan dan pemanfaatan Asmantoga, sebagai implementasi nyata dari ilmu pengetahuan di tengah masyarakat. Asmantoga adalah taman edukasi yang ditanami berbagai jenis tanaman obat keluarga. Taman ini sarana edukasi masyarakat tentang pengobatan herbal serta gaya hidup sehat berbasis alam. Asmantoga diharapkan menjadi ruang pembelajaran, sumber kesehatan mandiri, serta simbol kemandirian masyarakat desa dalam menjaga kesehatannya.

Selama kegiatan berlangsung, lanjut Deni Aulia, mahasiswa PMM UMM melakukan penataan lahan, pembersihan area taman, serta pembangunan fasilitas pendukung. Sebanyak 50 bibit tanaman obat keluarga ditanam, terdiri dari jahe, kunyit, kencur, serai, dan tanaman herbal lain bagi kesehatan. Pagar taman dibuat dari botol plastik bekas sebagai bentuk pemanfaatan limbah dan penerapan prinsip ramah lingkungan.
Kegiatan ini melibatkan warga setempat untuk menciptakan rasa kepemilikan dan tanggung jawab terhadap keberlanjutan taman. Mahasiswa dan warga bekerja bersama dalam proses pembangunan mempererat hubungan sosial antara perguruan tinggi dan masyarakat.
Salah satu anggota PMM UMM, Ahmad Iqbal, mengungkapkan tujuan proker ini memastikan keberlanjutan dari inisiatif yang telah dirintis sebelumnya. Asmantoga diharapkan menjadi taman menarik secara visual sekaligus menjadi tempat memberikan manfaat nyata dalam jangka panjang.

Kegiatan ditutup dengan penanaman bersama seluruh bibit tanaman obat, serta pengarahan ringan tentang perawatan lanjutan. Asmantoga diharapkan terus berkembang menjadi ruang hijau yang membawa manfaat bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Desa Kalipang.
Kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat pengembangan Asmantoga di Desa Kalipang adalah bukti bahwa hasil penelitian perguruan tinggi dapat dihilirisasi dan diterapkan langsung di tengah masyarakat. Asmantoga diharapkan menjadi ruang hijau edukatif, sekaligus sumber manfaat bagi kesehatan, kemandirian, dan kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang. (rilis: pmm umm/don)
