Kolaborasi Internasional, Mahasiswa PMM UMM-Politeknik Singapura Bantu Teknologi Green House Pengeringan Kripik Kentang
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – Berbeda dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sebelumnya, yang dilakukan tim Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Kelompok 2 Gelombang Khusus Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini berbasis pengabdian masyarakat internasional sebab kolaborasi dengan mahasiswa Politeknik Singapura.
Tim PMM 2 UMM tersebut di bawah arahan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Azza Bimantara, MA, dengan mahasiswa atas nama Marco Trisna Omar F (202310040311112), M. Hafitsyah Askhari (202310230311346), Nastiti Tertia W (202310040311109), Tita Kayla K.P.U (202310230311150), dan Dhiya Ul Muthiya R (202210230311573). Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa ini adalah untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil penelitian Universitas Muhamnmadiyah Malang (UMM). PMM 2 UMM ini melaksanakan program kerja (proker) mengembangkan teknologi produksi untuk keberlanjutan dan efisiensi UMKM lokal yaitu CV Cita Mandiri, Perumahan Rejoso, Kecamatan Junrejo, Kota Batu.
Dijelaskan tim PMM UMM, Dhiya Ul Muthiya R, dalam kolaborasi ini PMM UMM mengusung proker utama pembangunan greenhouse membantu proses pengeringan keripik kentang, produk utama dari CV Cita Mandiri.
Tantangan utama yang dihadapi UMKM adalah ketergantungan cuaca, terutama saat musim pancaroba. Ketika hujan tidak menentu dan kelembaban tinggi dapat memperlambat proses pengeringan kentang. Hal ini mengakibatkan penurunan kualitas produk dan peningkatan waktu produksi.

Untuk mengatasi masalah ini, kata Dhiya Ul Muthiya R, PMM UMM dan mahasiswa Politeknik Singapura merancang dan membangun sebuah greenhouse, untuk menjaga kestabilan suhu dan kelembaban, sehingga proses pengeringan keripik kentang lebih efisien dan konsisten, tidak tergantung cuaca di luar.
Uniknya, kata Dhiya Ul Muthiya R, proyek green house ini berbasis teknologi ramah lingkungan. Mahasiswa PMM UMM dan Politeknik Singapura memanfaatkan bahan-bahan lokal ramah lingkungan dan hemat biaya, serta memaksimalkan penggunaan energi surya untuk menjaga suhu optimal di dalam greenhouse.
Sehingga greenhouse ini tidak hanya membantu meningkatkan efisiensi produksi keripik kentang, tetapi juga mendukung praktik bisnis yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Hal ini sesuai dengan nilai-nilai CV Cita Mandiri yang berkomitmen untuk menjaga kualitas produk dan lingkungan di sekitarnya. Proyek ini juga merupakan bentuk nyata dari pemberdayaan UMKM melalui teknologi. Mahasiswa PMM UMM dan Politeknik Singapura tidak hanya membawa pengetahuan dan keterampilan baru, tetapi juga membantu CV Cita Mandiri untuk lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi di era digital.
Dengan adanya teknologi produksi yang lebih efisien, UMKM ini dapat meningkatkan kapasitas produksinya, mengurangi biaya operasional, dan memperluas pasar. Selain itu, kolaborasi ini juga memberi peluang bagi para mahasiswa untuk memahami langsung kebutuhan dan tantangan yang dihadapi oleh UMKM di lapangan.
Mereka dapat menerapkan teori yang dipelajari di kelas dalam konteks nyata, sekaligus berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal. Proyek pembangunan greenhouse ini hanyalah salah satu dari banyak inisiatif yang dihasilkan melalui kolaborasi internasional antara mahasiswa PMM UMM dan Politeknik Singapura.
Melalui kerjasama ini, kedua belah pihak berharap dapat menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi UMKM seperti CV Cita Mandiri, sekaligus membangun pemahaman lintas budaya yang lebih kuat.
Dengan inovasi teknologi dan semangat kolaborasi, mahasiswa ini telah menunjukkan bagaimana pendidikan dapat berperan dalam menciptakan solusi nyata bagi tantangan bisnis. CV Cita Mandiri kini memiliki pondasi yang lebih kuat untuk menghadapi tantangan musim pancaroba, serta siap bersaing di pasar yang semakin kompetitif dengan dukungan teknologi yang mereka kembangkan bersama.
Inisiatif ini adalah bukti bahwa kolaborasi internasional dapat menjadi motor penggerak transformasi bagi UMKM, menciptakan peluang baru, dan memperkuat daya saing lokal dalam menghadapi tantangan global. (pmm umm/don)
