KKN 138 UMM Psikoedukasi Siswa SDN 2 Tempursari Lima Tema, Sosial-Ekonomi dan Psikis
MALANG – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang tergabung dalam KKN Berdampak UMM Kelompok 138 melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi bidang pengabdian masyarakat di SDN 2 Tempursari, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, tanggal 3–7 Agustus 2026. Kegiatan KKN 138 UMM ini dijelaskan Ketua KKN 138 UMM, Muhammad Abrar Ibrahim, usai melaksanakan program kerja (proker) psikoedukasi, kemarin.

Menurut Abrar begitu Muhammad Abrar Ibrahim disapa, selain dirinya KKN 138 UMM ini terdiri Karimatus Solihah (sekretaris), Annisa Tri Wulan Sari (bendahara), Naila Rizkina Ulya (co-publikasi dokumentasi), Devina Nafra Anggraita, Miranti, Binta Sania Maulidya. Indah Agustin (co-humas), Aldhini Islami Putri, Andi Nadya Aulia, M. Zaidanir Rizqulloh.
Selanjutnya, Azkia Naisa Zulfa (co-div kesehatan), Alvita Ardelia Ayu, Aulia Griselda Maryam, Esa Yulienty, Lily Anindhita Dwi Ramadhani (co-div program dan pengabdian), Muhammad Daffa Rizki Ferdiansyah, Danniar Queen Malinda, Hanina Azma Asisa, Ian Azure Zenith.

Sementara Luthfi Arbaul Jihad (co-div keagamaan dan kemasyarakatan), Arnida Rachman Carish Hardianti, Ghassani Nurul Amalia. Ahmad Ziyat Arrizki (co-div perkab), Maulana Faiz Abidin, Dio Widyantoro, Adjie Gagah Saputra, dan Moh Bagas Fais Saputra. Mereka yang tergabung KKN 138 UMM ini di bawah arahan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Fadjar Ramdhani Setyawan, SH, MH.
Program kerja (proker) unggulan KKN 138 UMM ini dikatakan Abrar psikoedukasi terhadap siswa SDN 2 Tempursari, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang mulai kelas I hingga kelas IV. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari sejak 3 hingga 7 Agustus 2026. Program dikemas secara interaktif melalui diskusi, permainan, worksheet, refleksi, hingga praktik. Ada lima materi yang disampaikan agar siswa lebih mengerti dan paham untuk menjalani masa depan gemilang.

Lima materi psikoedukasi dimaksud yaitu pertama, anti-bullying, kedua, edukasi seksual tematik Tubuhku Berharga, ketiga, pengenalan emosi, ke-empat, mimpi dan cita-cita, serta ke-lima edukasi menabung. Pada edukasi anti-bullying, siswa diajak mengenali berbagai bentuk perundungan dan pentingnya membangun pertemanan yang saling menghargai. Sedangkan materi Tubuhku Berharga, siswa dikenalkan pentingnya menghargai, menjaga, dan melindungi tubuh sejak dini.
Salah satu anggota KKN 138 UMM, Annisa Tri Wulan Sari, menambahkan materi pengenalan emosi disampaikan melalui permainan tebak emosi dan menggambar. Siswa kemudian diajak mengenali cita-cita, berbagai profesi, serta menuliskan harapan melalui pohon harapan. Rangkaian ditutup dengan edukasi menabung dan praktik membuat media tabungan dari botol bekas.
Selama kegiatan, siswa terlihat antusias mengikuti permainan, mengerjakan worksheet, dan menyampaikan cita-cita mereka. Mahasiswa KKN berupaya menciptakan suasana belajar yang menyenangkan agar siswa dapat memahami materi melalui pengalaman langsung.

Melalui rangkaian tersebut, KKN UMM Kelompok 138 berharap siswa memperoleh bekal untuk mengenali diri, menjaga diri, memahami emosi, membangun cita-cita, dan menumbuhkan kebiasaan positif sejak dini. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, keluarga, maupun lingkungan pertemanan secara konsisten oleh siswa untuk membentuk kebiasaan positif.
Di tempat yang sama, Kepala SDN 2 Tempursari, Ibnu Citra Hidayat, S.Pd, menyambut positif kegiatan tersebut. “Saya sendiri sebelumnya belum pernah mendapatkan ilmu seperti ini. Jadi, materi yang disampaikan oleh teman-teman KKN ini merupakan ilmu baru bagi saya,” ujar Ibnu Citra Hidayat. (tim kkn 138 umm)
