Industrial Insight Bersama BNI, SMK Mutu Perkuat Kompetensi dan Literasi Perbankan Siswa
GONDANGLEGI – Komitmen SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi dalam menghadirkan pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) kembali diwujudkan melalui kegiatan Industrial Insight yang diselenggarakan pada Rabu, 5 Agustus 2026, di Hall Titanium Building Lantai 7 SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi.
Kegiatan yang menjadi agenda rutin Program Studi Bisnis dan Manajemen tersebut menghadirkan praktisi dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), yaitu Ibu Intan Tanjung Sari, Branch Banking Officer BNI Gondanglegi, sebagai narasumber. Sebanyak 302 siswa kelas X, XI, dan XII dari konsentrasi keahlian Layanan Perbankan dan Manajemen Perkantoran mengikuti kegiatan dengan antusias.
Dalam sambutannya, Kepala SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi, Munali, S.T., M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada BNI Gondanglegi atas sinergi yang telah terjalin dengan sekolah dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada BNI Gondanglegi yang telah berbagi ilmu dan pengalaman kepada para siswa. Dunia kerja terus berkembang dengan sangat cepat, sehingga sekolah harus mampu menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri. Melalui kegiatan Industrial Insight ini, kami berharap siswa memperoleh wawasan yang lebih luas, memahami perkembangan industri perbankan, serta semakin termotivasi untuk mempersiapkan diri menjadi lulusan yang kompeten, berkarakter, dan siap bersaing di dunia kerja maupun pendidikan tinggi.”
Sementara itu, Kepala Program Studi Bisnis dan Manajemen, Silvia Rachman, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan Industrial Insight merupakan salah satu program unggulan yang secara rutin dilaksanakan sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis dunia kerja.
“Kami ingin memberikan pengalaman belajar yang lebih nyata kepada siswa. Dengan menghadirkan praktisi secara langsung, siswa tidak hanya memahami teori di kelas, tetapi juga memperoleh gambaran mengenai budaya kerja, perkembangan industri, kompetensi yang dibutuhkan, hingga peluang karier di sektor perbankan.”
Pada sesi utama, Intan Tanjung Sari menyampaikan materi Product Knowledge Perbankan BNI. Materi diawali dengan pengenalan mengenai definisi, fungsi, dan manfaat bank dalam kehidupan masyarakat. Selanjutnya, peserta dikenalkan dengan berbagai produk simpanan perbankan, meliputi tabungan, giro, dan deposito, beserta karakteristik masing-masing. Selain itu, narasumber juga memperkenalkan Produk Simpanan Pelajar (Simpel) BNI, pentingnya menyusun rencana keuangan sejak usia sekolah, serta Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) dan Hari Indonesia Menabung (HIM) Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan untuk generasi muda.
Suasana kegiatan berlangsung komunikatif dan interaktif. Para siswa aktif mengajukan berbagai pertanyaan seputar produk perbankan, layanan BNI, peluang karier di industri perbankan, hingga tips mengelola keuangan sejak usia pelajar. Untuk meningkatkan partisipasi peserta, narasumber juga memberikan doorprize kepada siswa yang aktif bertanya maupun berhasil menjawab pertanyaan selama sesi berlangsung.
Melalui kegiatan Industrial Insight, SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi terus memperkuat kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri sebagai bagian dari implementasi pendidikan vokasi yang adaptif terhadap perkembangan industri, teknologi perbankan dan keuangan. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkaya wawasan peserta didik, meningkatkan literasi keuangan, serta membentuk lulusan yang profesional, kompeten, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja di masa depan. (humas smk mutu)
