Ghozy Hazel Dirikan Koperasi GSM, Pakai Ilmu Prodi Ekonomi Pembangunan UMM
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG-Ilmu yang dipelajari pada jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang (FEB UMM) membawa Muhammad Ghozy Hazel Khadafi menjadi seorang pengusaha handal dalam bidang ekonomi.
Kisah sukses Ghozy Hazel tersebut disampaikan PIC Humas Prodi Ekonomi UMM, Muhamad Firmansyah, SE, ME, dalam kegiatan inspiratif mahasiswa baru beberapa waktu lalu. Bahwa Ghozy Hazel merupakan mahasiswa Prodi Ekonomi Pembangunan UMM yang saat ini menekuni usaha koperasi konsumen.
Ghozy Hazel Khadafi disapa Ghozy menyambung kisah suksesnya ini dengan memilih nama koperasi tersebut Ganda Sari Makmur (GSM) yang berada di belakang Pasar Nongkojajar, Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan. Koperasi Ganda Sari Makmur mempunyai tiga jenis usaha yang sudah dijalankan.
Tiga jenis usaha tersebut kata Ghozy meliputi suplayer barang kebutuhan pokok, simpan pinjam, agrobisnis khususnya buah jeruk. Hal ini sesuai dengan sumber daya alam desa setempat sebagai potensi peternakan dan buah apel-jeruk.
Inspirasi seorang Ghozy mendirikan koperasi GSM, ketika dirinya tersebut bingung untuk mengawali memulai usaha. Sebab kuliah di prodi Ekonomi Pembangunan banyak mata kuliah yang memotivasi mahasiswa untuk memulai bisnis. Dari sinilah lantas muncul ide memilih jenis usaha agrobisnis buah jeruk.
Pilihan jenis usaha agrobisnis buah jeruk dilatarbelakangi oleh pergeseran petani di desa Nongkojajar, Kecamatan Tutur, Pasuruan dari tanaman buah apel ke buah jeruk jenis jeruk siam madu. Peralihan komoditas tanaman ini disebabkan turunnya permintaan buah apel beberapa tahun ini mengakibatkan harga buah apel menjadi turun drastis.
Selain itu biaya operasional penanaman buah apel tidak sebanding dengan harga jual buah tersebut pasaran. Akibatnya banyak petani apel yang dirugikan secara terus menerus sehingga banyak dari petani apel secara bertahap mulai berganti menanam jeruk siam madu.
Keunggulan jeruk siam madu ini, ucap Ghozy, perawatannya cukup mudah dan murah. Nilai pasar yang cukup tinggi, serta permintaan di pasar konsumen sangat tinggi. Sehingga peralihan komoditas dari apel ke jeruk siam madu ini membawa dampak ekonomis. Peralihan komoditas ini dipelajari dalam mata kuliah ilmu ekonomi mikro yang berkaitan dengan distribusi, harga, dan produk.
Berangkat dari pengalaman ekonomis pada nilia pasar buah apel di konsumen, lanjut Ghozy, akhirnya koperasi Ganda Sari Makmur ingin memberikan wadah bagi petani Jeruk siam madu supaya terjalinya suatu kerjasama antar petani sehingga para petani bisa saling bertukar pikiran.
Salah satu caranya koperasi Ganda Sari Makmur membantu di pemasaran petani, sehingga petani tidak repot untuk menjual produknya. Mereka hanya fokus menanam kemudian koperasi yang mengurusi pemasaran. Hal ini tentu saja dalam menggunakan bekal konsep dasar ekonomi mikro dan makro yang mempelajari bagaimana distribusi dan pemasaran suatu produk. (rilis: humas ep umm/editor: doni osmon)
