Angkat Mental Health, Radya Arek Kedokteran UMM Juara NEC
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – Mahasiswa Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang (FK UMM) berhasil menjuarai National Essay Compettition (NEC). Bernama lengkap Radya Kusuma Ardianto, mahasiswa angkatan 2017 ini berhasil menempati juara 3 dari ratusan peserta yang mengirim karya.
Akrab dipanggil Radya, mahasiswa kedokteran yang memiliki hobi dalam menulis ini mencoba mengirimkan ide tulisannya dalam lomba esai nasional yang diadakan oleh Universitas PGRI Yogyakarta. Tema yang dilombakan adalah “Peran generasi milenial melalui karya inovatif dan kreatif guna menyongsong era Society 5.0”. Radya memilih salah satu sub tema yaitu “kesehatan” menyesuaikan dengan latar belakang akademisnya. “Saya merasa senang masih diberikan kesempatan mengikuti lomba ini dan mendapat nomor juara” ungkap Radya dengan penuh syukur.

Pada awalnya Radya mengaku mendapatkan info lomba tersebut melalui internet. Dengan bekal pengalaman sebelumnya yang pernah mengikuti beberapa lomba esai ilmiah di bidang yang sama menjadikan Radya percaya diri mengikuti perlombaan tersebut. Esai yang ditulis Radya berjudul “Tumbuh Bersama berbasis AI”.

Secara ringkas diceritakan tentang sebuah rancangan aplikasi yang ditujukan pada murid sekolah sebagai wadah untuk berkeluh kesah dan mendapatkan saran dari guru BK dan dokter terkait kesehatan mental. Dengan bantuan AI (artificial intelligence) digunakan sebagai “first line” atau tempat curhat pertama sebelum diarahkan ke guru BK. “Dengan demikian, diharapkan kesehatan mental dapat terwujud pada generasi yang menjadi penerus bangsa ini. ” imbuh Radya.

Sambung pemaparan Radya, melihat kondisi saat ini yang sangat rentan dengan masalah kesehatan mental. Banyak hal yang memotivasi Radya untuk menulis esai tersebut yang dimulai dari kondisi di sekitarnya. Beberapa kasus yang terjadi didorong oleh kesehatan mental yang tidak stabil seperti pemberitaan yang sering dilihatnya.
“Melalui lomba ini, diharapkan kesehatan mental dapat terwujud pada generasi yang menjadi penerus bangsa ini. Selain itu, saya juga ingin mengajak teman-teman sekalian untuk bisa mencoba berkarya, karena sejatinya tidak ada ide yang tidak berharga.” pungkas Radya Mahasiswa Kedokteran UMM. (hamara)
