Asupan Air dan Hidrasi Semakin Mengkhawatirkan
Penulis: Bryan Firmansyah Pramono, mahasiswa Ilmu Keperawatan, FIKES, Universitas Muhammadiyah Malang
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – Berdasarkan dengan apa yang saya amati, Indonesia merupakan negara maritim atau agraris yang dikelilingi oleh laut. Lalu mengapa masih banyak masyarakat yang mengalami masalah kekeringan di seluruh wilayah Indonesia? Air merupakan bagian terpenting yang dibutuhkan untuk menunjang kehidupan manusia. Mineral air merupakan salah satu zat gizi yang menunjang fungsi fisiologis tubuh, sehingga sebagian besar tubuh manusia tersusun dari mineral. Peran air dalam tubuh juga meliputi sebagai pelarut dalam tubuh, pengatur suhu tubuh, dan sebagai media pembentukan sel-sel tubuh dan cairan tubuh. Pentingnya peranan air bagi kesehatan telah disadari oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), dan salah satu pesan Pedoman Pola Makan Seimbang (PGS) adalah dengan membina kebiasaan konsumsi yang cukup dan aman. Melalui Permenkes No. 75 Tahun 2013, Kemenkes RI menetapkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang di dalamnya memuat angka kecukupan air yang dianjurkan bagi warga negara Indonesia.
Meskipun air sangat bermanfaat bagi kehidupan, namun sering kali kita mengabaikan untuk rutin mengonsumsinya. Asupan air yang buruk terbukti menyebabkan kelelahan, sakit kepala, gangguan mood, dan bahkan menurunkan kinerja fisik dan kognitif. Air merupakan bagian penting dalam kehidupan manusia. Oleh karena itu, hidrasi yang sehat adalah investasi terbaik untuk kesehatan Anda. Hidrasi adalah suatu keadaan dimana terdapat cukup air dalam tubuh agar fungsi metabolisme sel dapat berfungsi dengan baik. Prinsip hidrasi yang sehat adalah memenuhi kebutuhan air dan jenis air yang dikonsumsi. Anjuran umum asupan cairan yang cukup bagi orang dewasa adalah 2 liter air per 24 jam. Ada berbagai jenis air, yang merupakan bukti bahwa Anda cukup terhidrasi. Jenis air mineral tersebut antara lain, air putih, teh, susu, jus buah, minuman berkarbonasi, dan masih banyak lagi.
Air merupakan hal yang esensial atau sangat penting bagi tubuh dan kehidupan manusia. Oleh karena itu, keberadaan mineral air dalam jumlah yang cukup dalam tubuh sangat penting untuk mencapai kesehatan saat ini dan masa depan. Ada juga penyakit yang bisa menyerang tubuh yaitu dehidrasi. Karena Indonesia hanya mempunyai dua musim, yaitu musim kemarau dan musim hujan, maka dehidrasi dibedakan menjadi dua jenis, yaitu dehidrasi ringan dan dehidrasi berat. Saat musim kemarau di Indonesia, suhu di luar rumah sangat tinggi dan angin sangat kencang sehingga dapat menimbulkan penyakit, seperti tenggorokan kering dan menyebabkan dehidrasi. Dehidrasi sendiri merupakan kondisi dimana tubuh kekurangan air, atau lebih banyak air yang keluar dari dalam tubuh dibandingkan yang masuk ke dalam tubuh. Hal ini bisa disebabkan oleh kurangnya penyerapan air oleh tubuh atau pengeluaran air yang berlebihan melalui muntah atau diare.
Maka air sangatlah penting bagi tubuh manusia karena jika kita kekurangan mineral air dalam tubuh akan menyebabkan berbagai macam dampak negatif bagi tubuh kita sendiri. Ada juga manfaat dari meminum air di pagi hari, antara lain Minum air putih dalam keadaan perut kosong dapat meningkatkan proses metabolisme dalam tubuh. Peningkatan metabolisme menjadi sangat penting bagi mereka yang sedang menerapkan diet ketat. Dengan meningkatnya proses metabolisme, itu artinya sistem pencernaan menjadi lebih baik. Bisa juga mendetoksifikasi racun di tubuh dan malam hari adalah dimana tubuh memperbaiki diri serta mengeluarkan semua racun yang ada di dalam tubuh. Ketika meminum air di pagi hari dalam keadaan perut kosong, artinya racun dalam tubuh dibersihkan dengan air tersebut. Saat meminum air putih di pagi hari, hal tersebut secara tidak langsung dapat mencegah kenaikan berat badan. Sebab, dengan minum di pagi hari rasa lapar dan hasrat ingin makan akan sedikit berkurang.
Kekurangan hidrasi juga dapat menyebabkan munculnya berbagai penyakit, yaitu batu ginjal dan infeksi saluran kemih. Berikut penjelasan secara singkat tentang apa saja penyakit yang akan dialami jika kita mengabaikan hidrasi tubuh atau keadaan di mana tubuh kekurangan mineral. Pertama, infeksi saluran kemih adalah kontaminasi bakteri pada saluran genitourinari yang mempengaruhi sebagian besar populasi wanita dan mengakibatkan ketidaknyamanan umum, serta penurunan kualitas hidup. Peningkatan asupan air terkadang direkomendasikan dalam praktik klinis sebagai strategi pencegahan Infeksi saluran kemih pada wanita yang menderita penyakit berulang. Kedua, batu ginjal adalah endapan mineral kristal keras yang terbentuk di dalam ginjal atau saluran kemih. Penyakit ini terjadi pada 10% populasi di seluruh dunia dan tingkat kekambuhannya tinggi sekitar 40-60% penderita batu ginjal akan kambuh dalam waktu 5 tahun setelah episode pertama, asupan cairan yang rendah dan volume urin yang rendah telah terbukti menjadi faktor risiko yang signifikan terhadap terjadinya batu ginjal pada penderita batu ginjal pertama kali maupun yang berulang.
Itulah beberapa contoh penyakit yang bisa terjadi atau berkembang jika Anda lalai ataupun tidak rutin dalam mengonsumsi air mineral, sehingga tubuh bisa mengalami dehidrasi. Setelah menyadari dampak negatif dari kurangnya asupan air, kita sebagai makhluk hidup perlu segera memperbaiki pola hidup sehat untuk menjamin kesehatan dan kesuburan tubuh secara keseluruhan. Untuk menjaga kebutuhan mineral tetap terpenuhi dalam sehari atau dalam situasi lain di rumah maupun diluar rumah kita dapat menerapkannya dengan tetap mengonsumsi air mineral setiap 1-2 jam sekali, minum sebelum merasa haus, selalu sedia membawa air mineral saat melaksanakan aktivitas ringan maupun berat, minum setiap setelah makan, dan tetap konsisten mengonsumsi air mineral secukupnya. (Bryan Firmansyah Pramono, mahsiswaProdi Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Malang, Email: Bryanfirmansyah10@gmail.com)
