PMM Series Modul Kebhinekaan 2, Benteng Pancasila
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – Mahasiswa Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) batch 3 kelompok A inbound Universitas Muhammadiyah Malang, didampingi Dosen Modul Nusantara Bapak Abdurrahman Muzakki, M. Pd dengan Liaison Officer Ramadhani Ayu Veirimitha dan Anggun Rahmayanti, melakukan kegiatan modul nusantara kebhinekaan pada Sabtu (30/09/2023) di Taman Rekreasi Sengkaling UMM yang terletak di Jl. Raya Mulyoagung No. 188, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.
Sengkaling menyediakan berbagai macam wahana dan wisata air yang tentunya sangat untuk cocok dijadikan objek rekreasi. Modul kebhinekaan dikemas dengan permainan “Benteng Pancasila”. Tujuannya adalah untuk memberikan wawasan kepada mahasiswa tentang bagaimana pentingnya nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila seperti nilai KeTuhanan, kemanusiaan, persatuan dan kerakyatan dengan metode yang menyenangkan.
Modul kebhinekaan di Sengkaling dilakukan dengan Game Based Learning. Game “Benteng Pancasila” dimulai dengan klu yang diberikan oleh dosen modul Nusantara untuk kemudian didiskusikan oleh masing-masing kelompok guna mengetahui lambang dari klu sila Pancasila yang disebutkan tersebut.

Setelah diskusi, perwakilan kelompok akan berlari untuk mengambil lambang sila Pancasila sesuai hasil diskusi kelompoknya lalu menyerahkannya untuk kemudian disusun sesuai urutan klu yang diberikan.
Terakhir, gambar yang dikumpulkan tersebut akan dikoreksi apakah benar atau salah oleh dosen Modul Nusantara. Bermain benteng Pancasila dapat merefleksi ingatan kami mengenai sila-sila Pancasila dan terkhusus lambangnya yang mulai pudar dalam ingatan.
Pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam bentuk yang konkrit akan secara langsung mendorong perilaku masyarakat untuk taat terhadap nilai-nilai kebangsaannya sendiri, sebagaimana yang tercermin dalam sila-silanya, Pancasila mengajarkan nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan dan keadilan.
Selain itu, generasi muda sangat perlu mempelajari Pancasila. Pancasila menjadi penting bukan hanya sebab mengajarkan anak-anak muda untuk patuh dan taat kepada negara, lebih dari itu Pancasila dapat menjadi subjek untuk mengeksplanasi pikiran panjang dan visi besar negara dalam menggerakkan kerja-kerja kepemudaan menuju cita-cita bangsa. (rilis: pmm pgsd umm)
