Prodi EP UMM Gerak Cepat Merespon Tugas Akhir Berbasis Luaran
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – Prodi Ekonomi Pembangunan Universitas Muhammadiyah Malang (EP UMM) merespon cepat perihal tugas akhir (skripsi) bagi mahasiswanya. Bagaimana tidak, beberapa waktu lalu menggelar workshop tugas akhir serta peningkatan luaran Tri Dharma Perguruan Tinggi, tentang bagaimana mahasiswa bisa lulus dengan cepat.
Itulah opening PIC Humas EP UMM, Muhammad Firmansyah, SE, MM, menyampaikan Prodi EP UMM juga mendorong mahasiswanya perihal tugas akhir yang berbasis luaran sehingga tidak mengkhususkan lulus jalur skripsi saja.

Respon ini mengacu pada Surat Keputusan (SK) Rektor Nomor 32 Tahun 2017 dan juga Keputusan Dekan Fakultas Ekonomi Bisnis Nomor: E.3.b/017/SK/FEB-UMM/VI/2022. Kedua peraturan tersebut menyatakan kepada mahasiswa untuk memberikan penyetaraan sebagai pengharagaan kepada karya mahasiswa.
Mahasiswa bisa melakukan penyetaraan atau tidak perlu lagi mengikuti proses dua kali pembelajaran dikarena capaian/prestasi/inovasi yang dihasilkan sudah memenuhi kompetensi dalam mata kuliah yang berkaitan. Tidak terkecuali pada tugas akhir/skripsi untuk lulus dari kampus.

Disebutkan Firman ada lima skema tugas akhir di dalam Keputusan Dekan FEB UMM. Pertama adalah lulus jalur skripsi yang berlaku di keseluruhan kampus di Indonesia. Skripsi menggunakan format yang sudah ditentukan dan mengikuti prosedur kelulusan seperti seminar hasil, pendaftaran ujian skripsi, dan siding ujian skripsi. Kedua adalah lulus dengan publikasi jurnal internasional atau nasional terindeks SINTA. Mahasiswa yang pernah mempublikasi bisa mendaftarkan ujian dengan LOA (Letter of Acceptance) atau surat diterima publikasi jurnal untuk wisuda periode 1-3. Jika masih berstatus in review tetap bisa mendaftar tetapi untuk wisuda periode 4 keatas. Semua ujian berdasarkan tingkatan SINTA.
Ketiga yaitu mahasiswa bisa ujian dengan naskah prosiding seminar nasional atau internasional. Persyaratannya adalah dengan menggunakan format berdasarkan template pada prosiding yang ditargetkan. Selanjutnya mahasiswa juga melakukan presentasi di dalam seminar tersebut. Keempat adalah lulus dengan skema Book Chapter atau Monograp yang dimana mahasiswa menjadi penulis bagian buku. Kelima adalah melalui Scriptpreneur atau mengikuti program yang diadakan oleh Kemendikbud seperti Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), Kredensial Mikro Mahasiswa Indonesia (KMMI), Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), dan yang lainnya. Persyaratannya dengan mengirimkan jurnal publikasi berdasarkan format jurnal yang disasar. Selanjutnya mahasiswa bisa melakukan ujian berdasarkan naskah jurnal tersebut.
Lima skema tugas akhir tersebut bisa menjadi jalur kelulusan bagi mahasiswa Prodi EP UMM yang bisa dikerjaan lebih awal tanpa menunggu tibanya semester akhir. Mahasiswa akan lebih menghemat waktu kuliah dan berkarir dengan cepat tanpa meninggalkan kompetensi yang sudah ditetapan di perkuliahan

Perlu diketahui, penyusunan tugas akhir dan sebagainya bagi mahasiswa dan dosen pembimbing harus tetap memperhatikan peraturan yang berlaku. Diterbitkan Keputusan Rektor Nomor 28 Tahun 2017 tentang Etika Dalam Pembimbingan Kegiatan Akademik Tugas Akhir Mahasiswa. Dalam SK tersebut diberikan rincian mengenai prinsip, ketentuan umum, mekanisme bimbingan, hak dan kewajiban pembimbing-mahasiswa, dan juga larangan-sanksi yang berlaku. Tujuannya untuk menciptakan kondusifitas pada proses pembimbingan agar berjalan hingga tahapan akhir. (hamim)
