Dukung SDG’s Center UMM Prodi EP UMM Perkuat Penelitian Mahasiswa Berbasis SDGs
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – Prodi Ekonomi Pembangunan UMM menekankan kepada mahasiswa untuk menguatkan penelitian berbasis SDGs (Sustainable Development Goals), disampaikan Sekprodi Ekonomi Pembangunan Universitas Muhammadiyah Malang (EP UMM), Setyo Wahyu S, SE, ME, dalam workshop tugas akhir serta peningkatan luaran Tri Dharma Perguruan Tinggi, kemarin (4/10).
Menurut Setyo penguatanm mahasiswa dalam SDG’s ini merupakan bentuk dukungan Prodi EP UMM terhadap SDGs Center UMM yang mencakup rumusan yang menjadi pedoman bagi semua negara global. Prodi Ekonomi Pembanunan UMM terus mengembangkan penelitian yang terintegrasi dengan topik tersebut. Materi SDG’s sebagai opsi bagi bagi mahasiswa EP UMM dalam menyusun tugas akhir (skripsi).

Setyo mengawali materi konsep ekonomi berkelanjutan. Dari banyaknya poin-poin SDG’s adalah salah satunya tentang ekonomi. Dirinya menghubungkan konsep kebutuhan hidup manusia dan konsep perilaku hidup manusia yang dimana ekonomi memiliki porsi terbesar. Disampaikan juga perihal enam pilar pembangunan Indonesia yang fokus pada energi, investasi, pariwisata, ketahanan pangan, ekonomi maritim, dan lingkungan hidup.
Setyo menjabarkan kondisi dan potensi negara Indonesia seperti bonus demografi, sebaran penduduk, dan dominasi penduduk. Tidak lupa juga disampaikan mengenai permasalahan yang mengikuti seperti masih tingginya angka pengangguran, kemiskinan, ketimpangan pembangunan, dan pendidikan.
“Integritas daya saing ekonomi sebagai penguat fundamental bangsa merupakan konsep utuh dalam berkelanjutan. Pembangunan fundamental atau hal yang mendasar atas suatu asas,” ujar Setyo.

Daya saing tersebut beragam, Setyo menyebutkan ada daya saing eksport, maritim, dan energi. Ada beberapa produk potensial seperti pertanian, perkebunan, dan lainnya yang terus merambah luas.
Nah semua potensi yang dijelaskan tersebut merupakan objek bagaimana seorang mahasiswa EP UMM dapat mengemasnya dalam riset maupun pengabdian masyarakat untuk melaksanakan tugas akhir bahkan bebas skripsi yang berbasis peningkatan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Menuju akhir materi, Setyo memaparkan mengenai peluang, tantangan, dan komitmen dalam penelitian SDGs. Hal ini terkait pada fakta 0 lapangan, Setyo mengutip dari pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani tentang komitmen pada anggaran pendidikan dan kesehatan masyarakat. Penelitian dengan tema ini, mahasiswa EP UMM untuk mencoba mendalami dikarenakan tema tersebut akan berpotensi memberikan sumbangan pemikiran terhadap pembangunan bangsa yang lebih baik.
Perlu diketahui, pemberian materi tersebut inline dengan peran perguruan tinggi terkhusus Prodi EP UMM mendukung pencapaian target pembangunan berkelanjutan melalui pelaksanaan Tri Dharma perguruan tinggi. Hal ini selaras dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang menyatakan bahwa perguruan tinggi bertanggung jawab untuk menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. (hamara)
