Launching Batik FSTP UMLA, Rektor-Dekan Seragam, Meski Stok Terbatas Pesanan Meluas
TABLOIDMATAHATI.COM, LAMONGAN – Sangat ditunggu-tunggu, batik milik Fakultas Sains Teknologi Pendidikan (FSTP) Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) siap beredar. Hal ini disampaikan langsung oleh Dekan FSTP UMLA, Eko Handoyo, M.Kom, yang menyebutkan ada sekitar 40 pcs kain batik FSTP yang sudah diproduksi.

Menurut Eko, launching pertama batik tersebut dilakukan pada awal Mastama (Masa Ta’aruf Mahasiswa) FSTP UMLA. Seiring berjalannya waktu juga tiba pada peringatan Hari Batik Nasional sehingga FSTP UMLA meramaikan dengan hadirnya Batik FSTP UMLA yang keren.
“Bertepatan dengan momen Hari Batik Nasional yang kemarin pada 2 Oktober, kami melakukan pembagian ke teman-teman civitas FSTP UMLA dan juga ke jajaran Rektorat,” ujar Eko.

Saat ini proses pencetakan kain batik FSTP UMLA sudah memasuki gelombang yang kedua. Pada gelombang pertama mencetak sepanjang 100 meter. Dari panjang tersebut dibagi menjadi 40 pcs dengan panjang masing-masing 2,4 meter.
Sebagai awalan ada 35 pcs yang sudah dibagikan kepada dosen FSTP UMLA dan 5 pcs lagi kepada jajaran Rektorat UMLA.

Dilanjutkan Eko, pada gelombang kedua yang akan mencetak lagi sepanjang 100 meter. Tidak menutup kemungkinan untuk cetak gelombang yang ketiga dikarenakan banyaknya permintaan yang masuk baik dari civitas maupun mahasiswa FSTP.
Harga Batik FSTP UMLA sebanding dengan kualitas kainnya. Kain batik FSTP UMLA dihargai sebesar Rp. 132.500. Nantinya kain bisa dijahit mandiri dengan mengikuti pola desain jahit yang sudah disertakan saat pembelian.

Untuk saat ini (gelombang 2) pemesanan masih dalam satu pintu, melalui Wakil Dekan FSTP UMLA. Rencana kedepannya akan bekerja sama dengan unit bisnis di UMLA.
Kain batik FSTP UMLA akan dipajang disana dan mahasiswa bisa membelinya secara langsung. Selain itu, Eko memiliki pandangan untuk membuat kebijakan bersama-sama untuk menggunakan batik FSTP UMLA di hari tertentu.

“Kedepannya kami harapkan seluruh civitas baik mahasiswa, dosen, atau pimpinan di fakultas bisa, ada dua hari UMLA yaitu rabu dan kamis memang diberikan kebebasan memakai seragam, kemungkinan di antara dua hari itu akan kami berikan surat keputusan untuk bisa memakai batik FSTP,” ucapnya.
Sekedar diketahui, Batik FSTP UMLA yang dijadikan batik resmi fakultas diambil dari hasil sayembara desain motif batik FSTP UMLA yang diadakan pada bulan Agustus (4/8) lalu. Dari beberapa karya desain yang dikirim, setelah melalui penjurian maka diumumkan satu desain yang paling menarik, kompleks, unik, dan penuh filosofi. Tidak lupa Eko, sebagai Dekan FSTP UMLA, mengapresiasi kerja keras semua peserta sayembara yang turut memberikan hasil yang terbaik. (humas umla/editor:hamara)
