Momentum Maulid, Taruna SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban Teladani Nabi
TABLOIDMATAHATI.COM, TUBAN– SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wassallam dengan penuh hikmad. Acara tersebut dijelaskan Kepala SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban, ustadz Suyanto, bertujuan menginspirasi generasi muda agar meneladani perjuangan dan akhlak mulia Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassallam di usia muda.
Menurut ustadz Suyanto tentang pentingnya meneladani Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassallam sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari.
“Rasulullah itu manusia mulia yang dijamin masuk surga oleh Allah tetapi beliau tetap melakukan perbuatan yang mulia, bersikap santun kepada orang lain. Ini perlu dicontoh oleh kita semua,” tutur ustadz Suyanto.
Oleh sebab itu, ustadz Suyanto berharap para taruna-taruni bisa belajar dan mengambil hikmah dari ceramah yang disampaikan ustadz Fikri Jauhari saat maulid Nabi Shallallahu Alaihi Wassallam di SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban.
Ketua Panitia Siti Maghfiroh menyampaikan acara ini bertujuan untuk menjadikan para taruna-taruni sebagai contoh yang baik dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Dirinya mengajak taruna-taruni untuk mencintai Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassallam sepenuh hati. Bahwa cinta Rasullullah tidak cukup dengan melafalkan shalat dalam syair.
“Cinta Rasul tidak cukup dengan melafalkan sholawat yang dinyanyikan tetapi bagaimana kita ini bisa menghidupkan ajaran yang dibawah oleh Rasulullah, terutama shalat,” tegasnya.
Puncak peringatan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wassallam adalah ceramah tentang meneladani Rasulullah di usia muda yang disampaikan oleh mubaligh muda Muhammadiyah Tuban, ustadz Fikri Jauhari.
Dalam ceramahnya, ustadz Fikri Jauhari mengungkapkan bahwa sejak usia 17 tahun, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassallam telah memiliki personal branding yaitu shiddiq dan amanah.
Menurut ustadz Fikri Jauhari, personal branding tersebut sangatlah penting untuk diterapkan dalam bisnis. Dirinya mengajak para taruna-taruni untuk meneladani Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassallam dalam bisnis dan mengatakan bahwa bisnis atau usaha apapun janganlah malu.
“Seperti yang dilakukan Rasulullah di usia muda yaitu menggembala kambing yang kemudian membantunya dalam bisnis, jadi adik-adik ketika lulus dari SMK Pelayaran Muhammadiyah mau menjalani pekerjaan atau bisnis apapun, jangan malu,” tandasnya.
Acara peringatan Maulid Nabi di SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban berhasil memberikan inspirasi dan motivasi kepada para Taruna-taruni untuk meneladani Nabi Muhammad dalam setiap aspek kehidupan, termasuk ketika bekerja atau berbisnis.
Kepedulian pihak SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban untuk mengajarkan nilai-nilai keberagaman dan keislaman pada siswa-siswinya terus ditingkatkan melalui kegiatan-kegiatan yang positif dan mengedukasi seperti peringatan maulid Nabi Shallallahu Alaihi Wassallam ini.
Kegiatan-kegiatan positif seperti ini dapat terus diadakan agar para taruna-taruni SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban semakin terbuka dan memperkaya wawasan dalam keberagaman dan keislaman.
Dengan semangat yang berkobar-kobar, SMK Pelayaran Muhammadiyah Tuban membuktikan bahwa generasi muda memiliki potensi besar untuk meneladani ajaran dan perjuangan Rasulullah.
Acara ini tidak hanya menjadi momen berkumpul dalam kehidupan sekolah, tetapi juga merupakan langkah nyata dalam membentuk generasi masa depan yang lebih baik, yang menjadikan Rasulullah sebagai teladan dalam kehidupan. (iwan abdul gani)
