Usai Musycab, PCM Jetis Bantul Bahas Program Kemanusiaan
TABLOIDMATAHATI.COM, BANTUL– Bertempat di Gedung TPA Al Makmur Sumberagung Jetis Bantul Yogyakarta, Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Pimpinan Cabang Aisyiyah Jetis menyelenggarakan Musyawarah Cabang (Musycab) Kapanewon Jetis Bantul Ahad 12 Muhaarram 1445 H atau (30/7). Turut hadir dalam pembukaan musycab kali ini, Wakil ketua PDM Kab Bantul Drs. Totok Sudarto, M.Pd, Wakil Ketua PDA Kabupaten Bantul Murniati, Panewu (Camat ) Jetis Anwar Nur Fahrudin beserta Kapolsek, Danramil dan segenap PCM-PCA Jetis.
Musyawarah Cabang Muhammadiyah-Aisyiyah kali ini dalam pemilihan Anggota PCM-PCA menggunakan E-Voting. Penggunaan E-Voting ini dinilai lebih efektif dan efisien serta penuh dengan semangat berkemajuan daripada menggunakan secara konvensional. Adapun hasil rapat anggota PCM-PCA terpilih Ketua PCM Jetis Sdr Endro Suwarno , Sekretaris PCM Jetis Haryy Susanto dan Ketua PCA Jetis Hj. Wartiyah, S.Pd dan Sekretaris PCA Sri Pujilestari, S.Pd

Ketua PCM terpilih endro suwarno mengatakan dalam pidatonya, enam isu kemanusiaan yang menjadi gagasan program 5 tahun kedepan adalah : Enam isu tersebut pertama, keterlibatan Muhammadiyah Jetis dalam pengentasan kemiskinan di Kapanewon Jetis Bantul secara khusus dan Kabupaten Bantul secara umum.
Kedua terlibat dalam usaha usaha Peningkatan Gizi Anak dalam program pencegahan dan penanggulangan stunting. Ketiga pelayanan terhadap usia lanjut baik kesehatan, sosial dan lingkungan secara partisipasif. Berikutnya ke empat melakukan pemberdayaan pada usia produktif, mengingat meningktanya pengangguran usia produktif.
Serta ke lima pemberdayaan masyarakat melalui usaha usaha mikro/UMKM. Ke enam pengelolaan sampah yang teritegrasi bersama lembaga dan instansi terkait.

Syaebani Wakil Ketua PDM Kabupaten Bantul dalam arahanya di akhir musycab menyampaikan pesan agar pimpinan terpilih baik PCM maupun PCA segera melaksanakan rapar kerja pimpinan untuk merumuskan program kerja dan agenda organisasi. 13 pimpinan PCM dan 7 pimpinan PCA agar solid mengemban amanah persyarikatan cabang secara kolektif dan kolegial agar mampu memenuhi kebutuhan ummat dan tantangan jaman. (rilis: budi/editor: hamara)
