Tim Pengabmas Kebidanan UMLA Deteksi Tumbuh Kembang Anak di TK Sinar Harapan
TABLOIDMATAHATI.COM, LAMONGAN-Tim dosen Prodi Kebidanan Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) menggelar pengabdian masyarakat sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, pengabdian dan pendidikan.
Itulah yang disampaikan oleh Ketua tim pengabdian masyarakat Prodi Kebidanan UMLA, Amalia, SSiT, M.Kes, memilih TK Sinar Harapan, Desa Banjarmadu, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan. Pengabdian masyarakat ini menetapkan tema Deteksi Tumbuh Kembang Anak di TK Sinar Harapan.

Menurut Amalia, materi pengabdian terkait tema tersebut merupakan program tahunan pengabdian masyarakat kebidanan UMLA. Tujuannya agar anak usia dini (PAUD) di wilayah Lamongan dapat maksimal tumbuh kembangnya. Tumbuh kembang secara normal tidak ada penyimpangan.
Untuk mengetahui hal ini, kata Amalia tim pengabdian masyarakat prodi kebidanan UMLA melakukan penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pengukuran lingkar kepala, pengukuran KPSP (Kuesioner Pra Skrining Perkembangan). KPSP merupakan instrumen perkembangan dini dalam anak usia 0-6 tahun.

Materi KPSP tersebut diantaranya pengukuran mata sebagai tes daya lihat, pengukuran telingga sebagai tes daya dengar, pengukuran mental emosi, pengukuran gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktifitas.
Nah seluruh hasil dari pengukuran ini akan diberikan kepada guru TK Sinar Harapan. Jika dari data ini ada yang tidak sesuai dengan standart tumbuh kembang anak usia dini maka bisa dikonsultasikan kepada tim pengabmnas kebidanan UMLA.

Hasil konsultasi ini dijadikan data kesehatan siswa oleh sekolah, dimana data ini bisa disampaikan kepada wali murid siswa. Sehingga wali murid juga mengetahui tumbuh kembang putra-putrinya.
Menariknya, Amalia mengungkapkan pengabdian masyarakat ini berbasis KPSP yang meliputi objek pemeriksaan penilain perkembangan anak dalam empat sektor perkembangan. Yakni motorik kasar, motorik halus, bicara/bahasa dan sosialisasi /kemandirian. (rilis: humas umla/editor: doni osmon)
