Pra UKK, Siswa SMK Muhisa Tampak Jelas Kompetensi Keahliannya
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG-Siswa kelas XII seluruh jurusan di SMK Muhammadiyah 1 Malang populer disebut SMK Muhisa sekolah pusat keunggulan vokasi internasional bidang kerjasama luar negeri, mengikuti Pra Ujian Kompetensi Keahlian (UKK).
Melalui Waka Humas SMK Muhisa, Alfan Aji Galih, S.Pd, dari seluruh materi pelaksanaan Pra UKK menunjukkan bahwa siswa SMK Muhisa mempunyai kompetensi keahlian yang sudah memenuhi standart dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

Hal ini terbukti hasil dari Pra UKK selama dua hari (14-15/2) siswa SMK Muhisa dapat menyelesaikan materi Pra UKK secara tuntas dan berkualitas. Dalam kegiatan Pra UKK ini siswa kelas XII mampu menyelesaikan materi yang diberikan oleh guru produktif.
Semua guru produktif yang menguji siswa Pra UKK ini sudah bersertifikasi dan melaksakan SOP sesuai standard industri sehingga pada waktu UKK oleh industri/perusahaan nanti mereka sudah dinyatakan siap dan kompeten.

Apa saja persiapan mereka dalam kegiatan Pra-UKK ini? Alfan mengungkapkan siswa harus sudah menyelesaikan beberapa komponen yang ditentukan seperti administrasi akademik, softskill, public speaking, performance, P5 (project penguatan profil pelajar pancasila), hingga praktek ibadah harus dinyatakan lulus terlebih dahulu sehingga mereka bisa mengikuti kegiatan Pra-UKK yang endingnya nanti dilanjutkan dengan UKK oleh DUDI.
Menurut Alfan siswa peserta Pra UKK ini diikuti enam program keahlian Teknik Sepeda Motor (TSM), Teknik Kendaran Ringan Otomotif (TKRO), Teknik Pemesinan (TPM), Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL), Teknik Komputer Jaringan (TKJ) dan Asisten Keperawatan (AKP).

Dari pengalaman UKK sebelumnya, lanjut Alfan misalnya jurusan TKJ materi ujiannya tentang unjuk kerja mereka Troubleshooting Keamanan Jaringan pada jaringan WAN (Wide Area Network). Yakni proses sistematis yang diaplikasikan untuk memecahkan masalah pada jaringan.
Kemudian siswa jurusan TKRO materi yang diujikan terkait meliputi pemeliharaan sistem elektrical, pemeliharaan dan perbaikan sistem rem serta pemeliharaan dan perbaikan engine management sistem.

“Prinisipnya UKK merupakan ujian untuk mengukur kompetensi siswa sesuai dengan jurusan. Apakah mereka ini memang sudah ahli di bidang atau jurusan yang sudah dipilihnya tersebut. Nah yang menilai adalah penguji dari mitra dunia usaha dunia industri,” ujar Alfan. (rilis: humas/editor: doni osmon)
