PKM Dosen Farmasi UMLA Inovasi Herboost Zingiberaceae
TABLOIDMATAHATI.COM, LAMONGAN-Diantara tujuh dosen Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) penerima pendanaan Pengabdian Kemitraan Masyarakat (PKM) skema stimulus Kemendikbudristek adalah Primanitha Ria Utami, Apt, M.Farm disapa Nitha. Dirinya bersama dua anggotanya melakukan pemberdayaan mitra UKM Laris Fresh Drink Dusun Tuwiri, Desa Tambakrigadung, Lamongan.
Menurut Nitha dipilihnya UKM Laris Fresh Drink tersebut berdasarkan permasalahan UKM yang mendekati dengan judul pengabdian yang dilaksanakan dosen farmasi UMLA ini, yakni Pemberdayaan Mitra UKM Laris Fresh Drink Melalui Pembuatan Produk Herboost Drink dari Tanaman Family Zingiberaceae sp, Sebagai Imun Booster di Masa Pandemi Covid19.
Dari mitra UKM ini, kata Nitha, tim pengabdian UMLA melakukan inovasi untuk bisa mendampingi dan pemberdayaan pembuatan produk dari tanaman yang termasuk Family Zingiberaceae maksudnya komposisi produk berasal dari tanaman jahe, dan kunyit.

Produk minuman ini nanti dalam bentuk cair dan serbuk dinamakan Herboost singkatan Herbal Booster. Booster ini dengan keinginan masa pandemi masih belum tuntas sehingga dapat menjadi penambah imun. Komposisi booster ini nanti selain jahe dan kunyit juga ditambah sere, madu, asam jawa, gula, temu lawak, dan jeruk nipis.
Pendampingan mitra UKM ini, kata Nitha akan dimulai sekitar pertengahan Mei dengan pemilihan kualitas bahan-bahan, tanaman di shortir sehingga layak yang diproses lebih lanjut, kemudian bulan Juni dilaksanakan pelatihan dan pendampingan mitra UKM Laris Fresh Drink. Total waktu yang digunakan nanti sekitar enam bulan.
Dijelaskan Nitha ada dua aspek permasalahan yang diangkat oleh tim PKM UMLA yakni aspek kemasan produk, output yang nanti dihasilkan berupa variasi ukuran kemasan produk cair dan serbuknya. Jadi inovasi produk tidak hanya komposisi produk minuman herbalnya sekaligus variasi kemasan produk.
Nitha berharap dari pengabdian mitra UKM ini ada peningkatan omzet harian Laris Fresh Drink, peningkatan keahlian dalam produksi dengan cermat memilih bahan berkualitas untuk bahan minuman herbal yang sesuai dengan CPOTB, yaitu seluruh aspek kegiatan pembuatan Obat Tradisional yang bertujuan untuk menjamin agar produk yang dihasilkan senantiasa memenuhi persyaratan mutu yang ditetapkan sesuai dengan tujuan penggunaannya. Termasuk tim PKM UMLA juga mengurus PIRT produk tersebut nanatinya. (doni osmon)
