Happy Morning, Program Penelitian Tim Akademisi UMM Optimalisasi Keterampilan Motorik Halus Siswa TK Al Falah Surabaya Berbasis Permainan
SURABAYA – Tiga akademisi dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melakukan penelitian untuk meningkatkan motorik halus anak usia dini pada siswa TK Al Falah Surabaya. Penelitian ini dijelaskan salah satu tim dosen atas nama Dr. Erna Yayuk, S.Pd, M.Pd, bahwa selain dirinya juga ada tim lain Prof. Dr. Prof. Lud Waluyo, M.Kes dan Riza Ummaroch, S.Pd. Penelitian tersebut dilaksanakan sejak Mei hingga Agustus 2026.

Menurut Erna Yayuk, fokus penelitian ini menyasar pada siswa kelompok B2 usia 5–6 tahun dengan melibatkan 28 anak, kepala sekolah, dan guru kelas. Judul penelitian Optimalisasi Keterampilan Motorik Halus Anak Usia Dini melalui Happy Morning Berbasis Permainan di TK Al Falah Surabaya. Yakni Integrasi kegiatan pagi dengan berbagai aktivitas bermain untuk memberikan stimulasi pada tangan dan jari anak.
Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, metode studi kasus melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Dari program Happy Morning anak merasakan belajar aktif, konkret, dan menyenangkan. Hal ini terlihat dari aktivitas anak seperti meronce, melukis, finger painting, menggambar, serta kegiatan practical life sebagai sarana stimulasi keterampilan motorik halus anak. Melalui permainan, anak memperoleh stimulasi motorik sekaligus konsentrasi, mengikuti instruksi, menyelesaikan aktivitas, serta membangun kemandirian dalam kegiatan sehari-hari.
Hasil penelitian kemampuan anak dalam menggambar dan menulis meningkat dari 79 persen menjadi 93 persen, sedangkan kemandirian dalam aktivitas harian meningkat dari 89 persen menjadi 96 persen. Keberhasilan ini didukung fasilitas sekolah serta sinergi sekolah dan orang tua. Meski begitu saat penelitian menghadapi beberapa tantangan diantaranya keterlambatan anak dan ruang yang terbatas. Namun dapat diatasi dengan komunikasi dan penyesuaian tempat.

Erna Yayuk menegaskan, keunggulan program Happy Morning sebagai rutinitas pagi berbasis permainan terstruktur dan berkelanjutan, serta data kajian proses perencanaan, pelaksanaan, optimalisasi, serta faktor pendukung dan penghambat program. Berdasarkan keunggulan ini penelitian selanjutnya diarahkan menghasilkan model kegiatan pagi berbasis permainan aplikatif bagi PAUD, sehingga menjadi alternatif pembelajaran untuk mendukung perkembangan keterampilan motorik halus anak.
Meneriknya, kara Erna Yayuk, penelitian ini menjadi bagian dari pengembangan riset berkelanjutan pada penguatan Happy Morning sebagai budaya sekolah. Sehingga dapat diketahui perkembangan motorik halus dan kemandirian anak, hingga transformasi Happy Morning menjadi budaya sekolah yang mendukung kesiapan sekolah dan regulasi diri anak usia dini.

Menariknya, Erna Yayuk menyebutkan inovasi penelitian diarahkan menghasilkan luaran artikel ilmiah, poster penelitian dan pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Dengan demikian, Happy Morning berbasis permainan diharapkan berkelanjutan sebagai praktik pembelajaran PAUD serta inspirasi guru dan lembaga pendidikan anak usia dini dalam merancang kegiatan pagi aktif, menyenangkan, terstruktur, dan berorientasi pada perkembangan anak. (tim penelitian umm)
