Lampung Sambut Sidang Tanwir Hizbul Wathan
METRO – Persiapan penyelenggaraan Sidang Tanwir I Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) 2026 terus dikebut. Kurang dari dua bulan menjelang pelaksanaan pada 8–10 Oktober 2026, panitia intensif membangun koordinasi dengan Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) dan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung untuk memastikan forum nasional tersebut berlangsung sukses.
Sebagai bagian dari persiapan, Panitia Sidang Tanwir I Hizbul Wathan melakukan audiensi dengan Rektor UM Metro.
Dalam pertemuan itu, Rektor UM Metro menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada kampusnya sebagai lokasi penyelenggaraan forum strategis tingkat nasional tersebut.
Menurutnya, penyelenggaraan Sidang Tanwir I Hizbul Wathan menjadi kehormatan sekaligus kesempatan bagi UM Metro untuk berkontribusi dalam menyukseskan agenda penting Persyarikatan Muhammadiyah.
Audiensi kemudian dilanjutkan bersama jajaran Pimpinan Pleno PWM Lampung.
Dalam arahannya, pimpinan wilayah menegaskan bahwa penunjukan Lampung sebagai tuan rumah merupakan amanah sekaligus catatan sejarah bagi Muhammadiyah Lampung.
Karena itu, seluruh unsur panitia diminta bekerja maksimal agar mampu memberikan pelayanan terbaik kepada ribuan tamu yang akan hadir dari berbagai daerah di Indonesia.
Ketua Kwartir Wilayah Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Lampung, Khoeroni, mengatakan seluruh persiapan terus dimantapkan agar Lampung mampu menjadi tuan rumah yang profesional.
“Persiapan terus kami matangkan agar seluruh rangkaian Sidang Tanwir dapat berlangsung dengan baik. Forum ini menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menunjukkan kesiapan Lampung sebagai tuan rumah kegiatan nasional Hizbul Wathan,” ujarnya, Jumat (14/8/2026).
Khoeroni menjelaskan, sekitar 300 peserta Sidang Tanwir yang merupakan delegasi Kwartir Wilayah Hizbul Wathan se-Indonesia dipastikan mengikuti forum persidangan.
Sementara seremoni pembukaan diproyeksikan dihadiri sekitar 3.000 peserta yang terdiri atas pimpinan Persyarikatan Muhammadiyah, organisasi otonom, kader Hizbul Wathan, pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah, hingga tamu undangan dari berbagai daerah.
Menurutnya, fokus utama kegiatan tetap berada pada pelaksanaan Sidang Tanwir sebagai forum permusyawaratan nasional yang akan mengevaluasi program sekaligus merumuskan arah kebijakan Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan ke depan.
Selain persidangan, panitia juga menyiapkan Bazar Hizbul Wathan sebagai ruang promosi produk dan pemberdayaan ekonomi warga Muhammadiyah. Adapun agenda di luar persidangan masih dalam tahap pembahasan.
“Belum ada agenda kemah bakti maupun kegiatan lain di luar persidangan. Kami memfokuskan seluruh energi pada suksesnya Sidang Tanwir, sementara bazar disiapkan sebagai ruang pemberdayaan ekonomi warga Muhammadiyah,” kata Khoeroni kini menjabat sebagai kepala SMP Muhammadiyah Plus Kota Gajah Lampung Tengah.
Khoeroni menegaskan, kepercayaan yang diberikan kepada Lampung harus dijawab dengan kerja keras seluruh panitia.
“Kami berharap Sidang Tanwir Hizbul Wathan 2026 menjadi momentum mempererat kolaborasi antara Hizbul Wathan, Universitas Muhammadiyah Metro, dan seluruh Amal Usaha Muhammadiyah. Kata Khoeroni, yang juga Wakil Direktur Vokasi UM Metro.
Ia berharap, sinergi ini diharapkan mampu memperkuat kontribusi Hizbul Wathan dalam membentuk karakter generasi muda, melahirkan kader-kader berkemajuan, serta mendukung kemajuan Persyarikatan Muhammadiyah. (gus wir/rilis grup media afiliasimu)
