Hizbul Wathan SMP UMP Penerimaan Tamu Qobilah Khalid Bin Walid, Leadhership-Partnership
PURWOKERTO – SMP Universitas Muhammadiyah Purwokerto (SMP UMP) resmi membuka kegiatan Penerimaan Tamu Qobilah Khalid Bin Walid Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan pada Kamis (6/8). Kegiatan bertema “Satu Qobilah, Sejuta Cerita: Membina Jiwa Pemimpin yang Mandiri dan Berbudi Pekerti” itu menjadi langkah awal untuk menanamkan nilai-nilai kepanduan sekaligus membentuk karakter peserta didik yang mandiri, disiplin, dan memiliki jiwa kepemimpinan.
Kegiatan berlangsung selama dua hari. Sejak pagi, para peserta mulai berdatangan ke lokasi kegiatan. Registrasi dimulai pukul 09.30 WIB sebelum seluruh peserta mengikuti upacara pembukaan yang dipandu oleh fasilitator Hizbul Wathan SMP UMP bersama Dewan Pengenal.
Suasana upacara berlangsung khidmat. Seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian pembukaan dengan tertib sebagai penanda dimulainya seluruh agenda Penerimaan Tamu Qobilah Khalid Bin Walid.
Kepala SMP UMP sekaligus Pimpinan Qobilah, Bunda Zahra Ikhsanda, S.Sos., Gr., M.A., hadir sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Dalam amanatnya, ia menegaskan bahwa Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik.
Menurutnya, Hizbul Wathan tidak hanya berfungsi sebagai kegiatan kepanduan. Lebih dari itu, organisasi tersebut menjadi ruang pembelajaran yang menanamkan nilai-nilai keislaman, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepemimpinan kepada setiap peserta.
“Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat, menjaga kekompakan, serta menjadikan setiap proses pembelajaran di Hizbul Wathan sebagai bekal untuk tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, berkarakter, dan mampu memberikan manfaat bagi sesama,” ujar Bunda Zahra.
Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan harapan sekolah agar setiap peserta memanfaatkan seluruh rangkaian kegiatan sebagai proses pembentukan karakter. Nilai kebersamaan, tanggung jawab, dan kepemimpinan menjadi bagian yang terus ditekankan selama kegiatan berlangsung.
Usai upacara pembukaan, panitia melanjutkan agenda dengan sesi Motivasi Pandu. Materi tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Kwartir Pusat Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan, Ramanda Dr. Ir. Aman Suyadi, M.P.
Dalam sesi tersebut, peserta memperoleh motivasi sebagai bekal mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Setelah itu, panitia menggelar orientasi peserta sekaligus membagi mereka ke dalam sejumlah regu. Tahapan tersebut menjadi awal pelaksanaan berbagai materi dan aktivitas kepanduan yang telah disiapkan.
Setiap regu selanjutnya mengikuti agenda sesuai jadwal yang telah ditentukan panitia. Melalui pendekatan tersebut, peserta diharapkan dapat mengenal lebih dekat budaya organisasi Hizbul Wathan sekaligus membangun kerja sama, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab selama mengikuti kegiatan.
Tema “Satu Qobilah, Sejuta Cerita: Membina Jiwa Pemimpin yang Mandiri dan Berbudi Pekerti” menjadi semangat utama dalam seluruh rangkaian kegiatan. Tema tersebut mencerminkan komitmen SMP UMP untuk menghadirkan proses pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan karakter peserta didik.
Sekolah berharap Penerimaan Tamu Qobilah menjadi pintu masuk bagi para peserta untuk memahami nilai-nilai Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan secara lebih mendalam. Selain memahami nilai-nilai tersebut, peserta juga diharapkan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan pelaksanaan kegiatan ini, SMP UMP ingin membekali peserta didik dengan karakter yang mandiri, berintegritas, dan berbudi pekerti luhur. Harapan tersebut selaras dengan tema yang diusung pada Penerimaan Tamu Qobilah Khalid Bin Walid tahun ini, yakni membangun generasi yang mampu menjadi pemimpin bagi dirinya sendiri sekaligus membawa manfaat bagi lingkungan sekitarnya. (penulis: ali ikbar)
