Semiloka PGSD UMM, Wujudkan Calon Guru di Era Digital dan Peran Perguruan Tinggi
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG— Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Fakultas Pendidikan, Sains, dan Humaniora Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), menggelar seminar dan Lokakarya (Semiloka) tematik Pembelajaran SD di Era Digital: Media Kreatif, AI, Etika, dan Perguruan Tinggi, Rabu, 17 Juni 2026, di aula GKB 4 UMM. Semiloka ini menghadirkan dua pemateri yakni Dr. Frida Hariyanti, M. Pd, dan Herlina Ike Oktaviana, S. Pd., M. Pd.
Saat opening, Ketua Program Studi PGSD UMM, Dr. Beti Istanti Suwandayani, M.Pd, mengungkapkan semiloka bertujuan memperkuat wawasan dan keterampilan mahasiswa sebagai calon guru sekolah dasar dalam menghadapi perkembangan teknologi digital, khususnya dalam pemanfaatan media kreatif dan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran.

Melalui kegiatan ini, lanjut Beti, mahasiswa angkatan 2023 PGSD Fakultas Pendidikan, Sains, dan Humaniora UMM, diajak untuk memahami penggunaan teknologi dalam pembelajaran, sekaligus merefleksikan pentingnya etika digital. Sebab pemanfaatan AI dalam pendidikan perlu dilakukan secara bijak, bertanggung jawab, dan berorientasi nilai-nilai kemanusiaan serta kebutuhan peserta didik sekolah dasar.
Beti menegaskan bahwa semiloka bagian komitmen prodi PGSD dalam menyiapkan calon guru yang adaptif terhadap perubahan zaman. “Calon guru sekolah dasar perlu memiliki kemampuan untuk mengikuti perkembangan teknologi, termasuk dalam memanfaatkan media kreatif dan AI. Namun, penggunaan teknologi juga harus disertai dengan pemahaman etika agar pembelajaran tetap bermakna, humanis, dan sesuai dengan karakteristik anak sekolah dasar,” ujar Dr. Beti Istanti Suwandayani, M.Pd.

Di tempat sama, Ketua Pelaksana Semiloka, Delora Jantung Amelia, M.Pd, menjelaskan kegiatan ini dirancang memberikan pengalaman belajar yang aplikatif bagi mahasiswa PGSD. Semiloka menjadi ruang belajar mahasiswa mengenal pemanfaatan teknologi digital pembelajaran SD. Harapannya mahasiswa mampu mengembangkan ide-ide kreatif, memanfaatkan AI secara tepat, serta memahami batasan etis dalam penggunaannya di dunia pendidikan.
Menurut Delora semiloka menegaskan PGSD UMM komitmen terhadap pengembangan kompetensi mahasiswa sebagai calon pendidik abad ke-21. Dari semiloka ini dapat mendorong lahirnya calon guru SD yang kreatif, inovatif, kritis, dan beretika. (humas pgsd umm/nurmala)
