Maharesigana UMM Tanam Pohon di Pantai Mondangan, Wujud Nyata Mitigasi Bencana-Peduli Lingkungan
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG– Mahasiswa Relawan Siaga Bencana (Maharesigana) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman pohon yang dilaksanakan di Pantai Mondangan, Kabupaten Malang, pada Minggu (12/7). Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk aksi nyata mitigasi bencana sekaligus upaya pelestarian ekosistem pesisir.
Anggota Maharesigana UMM bergotong royong menanam pohon di kawasan pantai sebagai langkah preventif untuk mengurangi risiko abrasi, menjaga kestabilan garis pantai, serta meningkatkan kualitas lingkungan pesisir. Selain berfungsi sebagai penghijauan, pohon-pohon yang ditanam diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan ekosistem sekitar.
Kegiatan ini dilandasi oleh kesadaran bahwa mitigasi bencana tidak hanya dilakukan saat terjadi keadaan darurat, tetapi juga melalui upaya-upaya pencegahan yang berkelanjutan. Penanaman pohon menjadi salah satu solusi sederhana namun memiliki dampak besar dalam mengurangi potensi kerusakan lingkungan akibat abrasi maupun perubahan iklim.
Ketua Umum Maharesigana UMM, Rindya Fery Indrawan atau yang akrab disapa Indra, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam membangun budaya peduli lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya mitigasi bencana berbasis ekosistem.
“Menanam pohon bukan sekadar menanam kehidupan, tetapi juga menanam harapan bagi masa depan. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa mitigasi bencana dapat dimulai dari langkah sederhana yang dilakukan bersama. Kami berharap pohon-pohon yang ditanam hari ini mampu memberikan manfaat bagi lingkungan, mengurangi risiko abrasi, serta menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang,” ujar Indra.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kolaborasi dan kepedulian seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh relawan dan pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Semoga semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan terus tumbuh sehingga tercipta masyarakat yang lebih tangguh, adaptif, dan siap menghadapi berbagai potensi bencana,” tambahnya.
Apresiasi juga datang dari masyarakat sekitar. Pak Tukul, salah satu warga yang turut mendukung kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa keberadaan para relawan memberikan dampak positif bagi kawasan Pantai Mondangan.
“Kami sangat senang dan berterima kasih kepada adik-adik Maharesigana UMM yang telah peduli terhadap lingkungan pantai kami. Pohon-pohon ini nantinya akan sangat bermanfaat untuk menjaga pantai dari abrasi sekaligus membuat kawasan ini semakin hijau. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan semakin banyak anak muda yang ikut peduli terhadap alam,” ungkap Pak Tukul.
Melalui kegiatan penanaman pohon di Pantai Mondangan, Maharesigana UMM berharap dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut berkontribusi dalam menjaga kelestarian alam. Setiap pohon yang ditanam hari ini merupakan investasi bagi masa depan bumi, sekaligus bukti bahwa langkah kecil yang dilakukan secara bersama-sama mampu menciptakan perubahan besar bagi lingkungan dan kehidupan.
Dengan mengusung semangat kolaborasi dan pengabdian kepada masyarakat, Maharesigana UMM terus berupaya menghadirkan aksi-aksi nyata yang tidak hanya berfokus pada penanggulangan bencana saat kondisi darurat, tetapi juga pada upaya mitigasi dan pelestarian lingkungan sebagai investasi jangka panjang bagi keberlanjutan kehidupan. (dila)
