TK ABA 1 Kutoarjo Tanamkan Semangat Dakwah dan Akhlak Sejak Dini
TABLOIDMATAHATI.COM, KUTOARJO– Semangat Milad ke-109 ’Aisyiyah terasa khidmat dan penuh makna dalam pelaksanaan upacara peringatan hari lahir ’Aisyiyah yang digelar di halaman TK ABA 1 Kutoarjo, Komplek Masjid Darussalam Kutoarjo, baru-baru ini. Kegiatan yang diselenggarakan TK ABA 1 Kutoarjo bersama Pimpinan Cabang ’Aisyiyah (PCA) Kutoarjo itu menjadi bagian dari gerakan serentak peringatan Milad ’Aisyiyah di berbagai wilayah Kabupaten Purworejo.
Upacara diikuti murid-murid TK ABA 1 Kutoarjo, para guru, serta jajaran pleno PCA Kutoarjo. Suasana berlangsung tertib dan penuh antusias meskipun peserta didominasi anak-anak usia dini. Dengan mengenakan seragam dan atribut sekolah, para murid mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan semangat.
Peringatan Milad ke-109 tersebut bertujuan menyemarakkan hari lahir ’Aisyiyah sekaligus mengenalkan sejarah, nilai perjuangan, dan semangat dakwah organisasi perempuan Muhammadiyah itu kepada anak-anak sejak usia dini.
Kepala TK ABA 1 Kutoarjo, Suwarni, S.Pd., mengatakan bahwa peringatan milad melalui upacara bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, tetapi menjadi sarana pendidikan karakter dan penanaman nilai-nilai Islam kepada peserta didik.
“Peringatan milad dengan upacara ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat semangat dakwah, pendidikan, dan pengabdian ’Aisyiyah dalam mendidik generasi penerus bangsa,” ujarnya.
Menurut Suwarni, pendidikan usia dini memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak. Karena itu, nilai-nilai keislaman, kemandirian, dan akhlak mulia perlu ditanamkan sejak kecil melalui berbagai kegiatan yang dekat dengan kehidupan anak-anak.
“Di TK ABA 1 Kutoarjo kita berharap nilai-nilai Islam, kemandirian, dan akhlak mulia dapat terus ditanamkan sejak usia dini,” katanya.
Upacara berlangsung dengan nuansa religius dan edukatif. Selain pengibaran bendera dan pembacaan ikrar, peserta juga dikenalkan dengan sejarah singkat berdirinya ’Aisyiyah sebagai organisasi perempuan Islam yang telah berkiprah lebih dari satu abad di Indonesia.
Ketua PCA Kutoarjo, Nurdiyani, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa tanggal 19 Mei menjadi momentum penting bagi seluruh kader dan amal usaha ’Aisyiyah karena menandai hari lahir organisasi yang didirikan oleh Siti Walidah atau Nyai Ahmad Dahlan pada 19 Mei 1917.
“Hari ini tanggal 19 Mei 2026 ’Aisyiyah memperingati hari lahirnya yang pada 19 Mei 1917, 109 tahun lalu,” ujarnya di hadapan peserta upacara.
Ia menjelaskan bahwa selama lebih dari satu abad, ’Aisyiyah terus berkembang menjadi organisasi perempuan Islam yang memiliki peran besar dalam bidang pendidikan, dakwah, kesehatan, sosial, dan pemberdayaan perempuan.
“’Aisyiyah semakin pesat keadaannya dan hadir sebagai perekat sosial melalui dakwah amar ma’ruf nahi mungkar yang membawa nilai rahmatan lil-‘alamin,” katanya.
Menurut Nurdiyani, tujuan utama pendirian ’Aisyiyah adalah memberdayakan perempuan Muslim agar memiliki kemampuan dan peran strategis, baik dalam aspek keagamaan maupun kehidupan sosial masyarakat.
Ia menegaskan bahwa ’Aisyiyah tidak hanya bergerak untuk kepentingan perempuan semata, tetapi juga berkontribusi besar dalam membangun umat dan bangsa.
“’Aisyiyah hadir bukan hanya untuk kaum perempuan, tetapi juga untuk kemajuan umat dan bangsa melalui dakwah yang mencerahkan,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Nurdiyani juga menyampaikan visi ’Aisyiyah periode 2022–2027, yakni “Perempuan Berkemajuan Mewujudkan Peradaban Utama”. Visi tersebut diwujudkan melalui berbagai amal usaha di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan pelayanan sosial. (akhmad mauludin m/rilis grup media afiliasimu)
