Tanam Lavender-Edukasi Warga, Mahasiswa PMM UMM Gandeng Jumantik Kalisat Jember Cegah DBD
TABLOIDMATAHATI.COM, JEMBER – Mahasiswa Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (PMM UMM) bekerja sama dengan Tim Juru Pemantau Jentik (Jumantik) Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember menggelar aksi pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Desa Ajung tanggal 3 Agustus 2025. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian mahasiswa dan masyarakat terhadap kesehatan lingkungan, khususnya dalam mencegah penyebaran penyakit yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti.

Perlu diketahui, bahwa PMM UMM terdiri atas nama Wahyu Widyaningsih (koordinator), Vanya Aurora Maharani, Rahmina Assyifa, Saniatur Rofiah, dan Andita Okta Alifia Putri. Mereka dalam melaksanakan program kerja (proker) di bawah bimbingan Dosen Pendamping Lapang (DPL) Nawang Sulistyani M. Pd. Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).
Dijelaskan Wahyu Widyaningsih, salah satu bentuk hilirisasi dimaksud adalah aksi kegiatan Bersama jumantik menyusuri rumah warga memeriksa tempat penampungan air, bak mandi, hingga pot bunga yang berpotensi menjadi sarang nyamuk. Pemeriksaan rumah warga memastikan tidak ada jentik nyamuk yang berkembang biak. Upaya ini dikarenakan pencegahan DBD dimulai dari sumbernya memutus siklus hidup nyamuk.
Selain pemeriksaan, tim PMM UMM Bersama Jumantik memberikan edukasi warga tentang pentingnya menerapkan langkah 3M Plus (Menguras, Menutup, dan Mendaur Ulang). Edukasi ini disampaikan secara langsung di rumah warga agar lebih interaktif dan mudah dipahami. Bahkan warga juga diberi bubuk abate ditaburkan pada penampungan air untuk membunuh jentik nyamuk.

Menariknya, kata Wahyu, mahasiswa PMM UMM memperkenalkan solusi ramah lingkungan mengusir nyamuk. Yakni dengan menyarankan warga menanam bunga lavender di sekitar rumah. Lavender dipilih karena aromanya yang khas bermanfaat mengusir nyamuk tanpa bahan kimia, sekaligus memperindah lingkungan. Hal ini sebagai upaya upaya pencegahan jangka panjang.
Saat penanaman bunga Lavender, kata Wahyu turut hadir Dosen Pembimbing Lapangan ibu Nawang Sulistyani M.Pd, bersama tim Jumantik Kecamatan Kalisat. Tampak suasana kebersamaan dan gotong royong. Warga antusias mengikuti pemeriksaan jentik maupun saat mendengarkan edukasi.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa PMM UMM tidak hanya memberikan manfaat langsung berupa pemeriksaan jentik dan pembagian bubuk abate, tetapi juga menanamkan kesadaran kolektif bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Diharapkan, sinergi antara masyarakat dan mahasiswa dapat terus terjalin demi menciptakan lingkungan yang sehat, bebas dari ancaman DBD. (rilis: pmm umm/don)
