USAID Kunjungi RSI Aisyiyah Malang Follow Up RTL-Hospital Tour Maternal Neonatal
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – Rumah Sakit Islam Aisyiyah (RSIA) Malang, kemarin (31/10), baru saja menerima kunjungan dari USAID (United States Agency for International Depelopment). Agenda dilakukan dalam rangka follow up RTL (rencana tindak lanjut) yang sudah dilakukan pendampingan selama setahun kebelakang.

Disampaikan oleh Kepala Ruang Khadijah Ruang Pelayanan Maternal Neonatal, Nur Komaria, S.kep.,Ns., acara tersebut sebagai bentuk evaluasi dari tiga pendampingan dari program USAID bernama Mentari TB for MCH yang dilaksanakan pada September 2022, Oktober 2022, dan Januari 2023. Selama itu juga dibentuk dari awal Tim Ponek RSIA Malang yang diketuai oleh dr. Kusuma Sp. OG dan beranggotakan lima orang yaitu Dr. Minar setyorini Sp.OG., Dr. R.Aminingrum Sp.A., Nur Komaria S.kep.,Ns., Dwikun winarti S.kep.,Ns., dan Yunita ifanti S.kep.,Ns.

“Pendampingan kami RSI Aisyiyah sudah selesai, tiga pendampingan. Setelah didampingi bagaimana perubahan sebelum dan sesudahnya. Seperti itu.” imbuh Nur.
Kunjungan USAID disambut dengan pembukaan di Aula Bedjo Darmolaksono. Pada saat itu disampaikan sambutan dari Direktur RSIA Malang, Dr. Rini Krisnawati, M.Kes., FisQua., yang secara garis besar menyambut kedatangan dan berterima kasih atas program yang dikerjakan karena telah mendukung layanan Maternal Neonatal RSIA Malang hingga mampu melebihi dari standart. Pada kesempatan yang sama juga diberikan sambutan oleh Deputi Director Health Development USAID, Mr. Daryl Martyris., yang mengapresiasi pelaksanaan program yang sudah dijalankan di RSIA Malang.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan dari Tim RSI Aisyiyah Malang yang berisikan Profil RSIA Malang, Progress APKK/R, POCQI, dan AMPSR. Selain itu juga diadakan sidak atau Hospital Tour ke beberapa pelayanan Maternal Neonatal RSIA Malang (UGD Ponek, Kamar Operasi, Ruang Neonatologi, Ruang VK dan Ruang Nifas). Dilakukan juga drill emergency di ruang bersalin.
“Tentu sangat memberikan manfaat bagi RSI Aisyiyah Malang. Ada sekiranya empat manfaat yang kami terima dari program. Pertama yaitu RSIA mampu memahami dan mengisi tools pendampingan secara self assessment. Kedua yaitu terwujudnya standart di lima ruang pelayanan maternal neonatal. Ketiga melakukan perbaikan secara menyeluruh dan terakhir yaitu evaluasi manajemen SDM, Sarpras, Tata Kelola, dokumentasi secara berkala.” Tutup Nur.

Perlu diketahui, dalam acara kunjungan tersebut hadir dari MCH Team Leader USAID Indonesia, Senior Communication Spesialist USAID, MOMENTUM Private Healthcare Delivery (MPHD) Jatim, PDM Kota Malang, Project Manager Mentari TB for MCH, dan Subkoordinator Pelayanan Kesehatan Rujukan Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Malang. (humas rsia/editor: hamara)
