Study Inspirasi Lazismu Berbah Ke Lazismu PDM Wonosobo
SLEMAN – Ketua Lazismu PCM Berbah H. Ardi Sehami memimpin sejumlah 22 orang,
yang terdiri dari pengurus, Sopir ambulan, admin dan relawan melakukan kunjungan peningkatan kapasitas ke Lazismu Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Wonosobo.
Berangkat dari Kantor Lazismu atau Gedung Dakwah Hj. Amronah jam 23.30 menuju Wonosobo. Perjalanan sekitar 3 jam sampai di Masjid Muhammad Al Fatih Wonosobo jam 02.30. Rombongan beristirahat sejenak menunggu Sholat Subuh berjamaah dilanjutkan kajian dari pengasuh pondok Masjid Muhammad Al Fatih ustadz Irfan Rizki Haas.
” Seusai kajian, menikmati sarapan dan bersih bersih, kita bersama menuju Lazismu PDM Wonosobo guna mendapatkan inspirasi kegiatan dari Lazismu PDM Wonosobo.” Ungkap H. Ardi Sehami seusai berpamitan kepada Ustadz Irfan Sabtu 29 Agustus 2026.
Sekitar jam 08.30 rombongan Lazismu Berbah diterima di aula pertemuan Lazismu PDM Wonosobo oleh pengurus PDM dan direktur operasional Lazismu Wonosobo.
Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Wonosobo yang diwakili Kus Mulyanto mengucapkan selamat datang kepada rombongan Lazismu PCM Berbah. Mudah-mudahan silaturahmi kita akan mendapatkan keberkahan menjadi media sharing tambahan ilmu yang barokah.
PDM memiliki 17 cabang namun baru ada 7 layanan Lazismu, sepuluh cabang belum ada pelayanan lazismu namun pengelolaan zakat infak sodakoh sudah dilakukan oleh para sesepuh yang agak susah menerima pemahaman. Mereka masih bergerak dengan nama Bapeluhzam.
Kami merasa bangga mendapatkan kunjungan dari Lazismu PCM Berbah dengan anggota yang meriah dalam mengelola Lazismu.
“Di Lazismu PDM Wonosobo satu cabang jumlah pelayanan sekitar 3 orang.” Ungkap Ketua Badan Pengawas Lazismu Wonosobo.
Mewakili PDM Wonosobo menyambut baik dengan rasa bahagia, senang kedatangan bapak ibu di Wonosobo, untuk bersama sama melakukan sharing membahas diskusi mengenai pengelolaan Lazismu.
” Semoga dan kami yakin diskusi ini akan membawa manfaat bagi kita semua.”
Ketua Lazismu Berbah H. Ardi Sehami berterimakasih atas sambutan hangat dari PDM Wonosobo.
Selanjutnya Ardi menyampaikan kegiatan yang ada di Lazismu Berbah salah satu yang menjadi layanan utama adalah dua unit ambulan yang melayani semua masyarakat baik warga Muhammadiyah ataupun warga lain termasuk warga non muslim.
Kita juga mempunyai kegiatan usaha ayammu yang bisa bersaing dengan harga yang lebih murah.
” Sehingga kita mendapatkan komplain dari pedagang sekitar.” Jelas Ardi.
Kekuatan kita yang lain adalah dalam pengumpulan dana seperti ketika donasi untuk bencana banjir di Aceh mendapatkan 340 juta rupiah terbesar di DIY.
” Selanjutnya kami ingin mendapatkan informasi kegiatan dari PDM Wonosobo untuk inspirasi yang kita terapkan di Lazismu Berbah.” Pungkas Ardi.
Direktur Lazismu Wonosobo Tabah Setyo Pambudi menyampaikan bahwa mayoritas penduduk di Wonosobo adalah petani yang sebagian pemahaman kurang dalam bidang agama.
Kami mendapatkan kebebasan penggajian karyawan menentukan sendiri disesuaikan dengan kinerja selama tidak melanggar norma rambu rambu tata kelola perserikatan.
Dari amil tersebut bisa membuat Bumal sebuah toko minimarket yang disondingkan dengan PKU Muhammadiyah, juga sebuah Kantin.
Dari kedua usaha tersebut kita membiayai pembangunan gedung Lasismu pagu anggaran 1 milyar.
” Kita berusaha tidak bersinggungan dengan perbankkan.”
program beasiswa kuliah sedang membiayai 15 mahasiswa. Sedangkan beasiswa Mentari dari TK sampai SMA.
Pada bidang ekonomi sedang mendampingi petani produksi gula dengan memberikan pendampingan dengan penambahan pohon kelapa genjah jenis Enthog yang bisa produksi di tahun ketiga.
” Masih banyak kegiatan yang dilakukan oleh Lazismu PDM Wonosobo.” Jelas Tabah.
Dalam dua tahun ini PDM secara laporan keuangan satu atap dengan Lazismu. Semua tata kelola keuangan pengeluaran dan pendapatan masuk di Lazismu menjadi Infak terikat kelembagaan.
“Di Jawa Tengah sedang dilakukan sistem managerial PDM.”
Selanjutnya acara dilanjutkan diskusi interaktif yang harapannya bisa meningkatkan amal usaha Lazismu.
Pada akhir pertemuan kedua lembaga saling memberikan cenderamata. (kusnadi kim berbah/arief hartanto/mpi pdm sleman).
