Satu Tahun Satu Impian Karya Siswa SMK Mutu Gondanglegi Juara Nasional Short Movie
GONDANGLEGI – Talenta muda asal SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi (SMK Mutu) atas nama Muhammad Hyder Al Azizi disapa Hyder menorehkan prestasi nasional pada tanggal 31 Agustus hingga 13 September 2026 dalam kompetisi sinematik Golden Islamic Competition 2026. Menurut Muhammad Hyder Al Azizi saat lomba tersebut karya sinematik short movie Satu Tahun Satu Impian meraih juara dua nasional Tingkat SMA/SMK Golden Islamic Competition 2026 bekerja sama dengan Redgolden Media.
“Alhamdulillah segala syukur hanya pada Allah atas nikmat prestasi ini. Semoga membawa keberkahan dan mashlahat bagi dunia Pendidikan,” ujar Hyder yang sekarang di kelas X konsentrasi keahlian Desain Komunikasi Visual (DKV) ini.
Bagi Hyder, saat kompetisi tersebut para peserta dituntut menyajikan ide cerita yang kuat, pesan moral yang mendalam, serta keahlian teknis sinematografi yang mumpuni. Dirinya mengusung karya sinematik bertajuk Satu Tahun, Satu Impian. Film pendek ini menceritakan kehidupan seorang anak SMK tepat di hari ulang tahunnya pada tanggal 25 September.
Namun, di tengah aktivitas keseharian tokoh dalam film tersebut berefleksi mendalam tentang masa depan dan cita-citanya. Dalam diri tokoh ini mempertanyakan kembali sejauh mana perjuangan yang telah dilakukan demi meraih impian tersebut.

Cerita tersebut dikonsep sinematik yang intim dan relevan, cerita dikemas melalui rekaman keseharian menggunakan kamera ponselnya sendiri. Secara pribadi Hyder jujur menyuarakan rasa takut akan kegagalan, keraguan, sekaligus besarnya harapan untuk meraih cita-cita.
Hingga pada akhirnya, melalaui film ini pesan moral sekaligus motivasi bahwa untuk mencapai impian tidak harus dimulai dengan langkah besar, melainkan keberanian untuk mulai melangkah, terus belajar, dan pantang menyerah.
Sebagai siswa jurusan DKV, Hyder mengungkapkan prestasi juara dua nasional ini sebagai bukti bahwa proses pembelajaran dan pembinaan bakat di SMK Mutu Gondanglegi sangat prospek masa depan, sebab mewujudkan generasi kreatif siap bersaing di industri kreatif digital.
“Kami sampaikan terima kasih atas dukungan para guru pendamping serta fasilitas pembelajaran berbasis teknologi di sekolah sebagai kunci penting di balik keberhasilan prestasi ini. Semoga ke depan semakin banyak prestasi sinematik serta bisa memotivasi siswa lain untuk prestasi sesuai bakat dan talenta masing-masing,” tutur Hyder. (humas/andry/don)
