Ruang Abu Bakar RSI Aisyiyah Malang, Rawat Inap Pasien Kemoterapi
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – Menjelajahi ruangan lantai pertama di Gedung Utama Rumah Sakit Islam Aisyiyah (RSIA) Malang. Ada ruangan bernama Abu Bakar yang menjadi tujuan bagi para pasien kanker atau menjalani pengobatan kemoterapi.
Disampaikan oleh Kepala Ruang Abu Bakar RSIA Malang, Ruslan Subroto S.Kep, Ns., bahwa lantai ruang ini dikhususkan bagi rawat inap dan rawat ODC (one day care) pasien kemoterapi. Kemoterapi dilakukan untuk menghentikan atau memperlambat pertumbuhan sel-sel kanker dalam tubuh. Pasien akan datang sesuai jadwal yang ditentukan setiap mingguan.

Ruang Abu Bakar memiliki 12 tenaga kesehatan atau perawat yang sudah mahir. Delapan diantaranya sudah tersertifikasi perawatan kemoterapi dan empat sisanya supervisi. Para perawat di Ruang Abu Bakar, jelas Ruslan, akan melaksanakan pelayanan sesuai prosedur atau program yang diberikan Dokter Penanggung Jawab Pelayanan (DPJP).
“Perawat akan memberikan pelayanan memasukan obat-obat sesuai ketentuan resep dokter” terang Ruslan.

Selanjutnya Ruslan menginformasikan fasilitas yang ada di Ruang Abu Bakar. Terdapat 10 bed tidur yang semuanya berada pada standart kelas tiga. Fasilitas yang didapatkan semuanya sama yaitu bed, AC, Hepa Filter, dan kamar mandi dalam. Setiap kamar terisi lima bed dan ada pemisahan kamar antara perempuan dan laki-laki.
Tidak hanya melayani di RSIA saja, ada program yang dijalankan Ruang Abu Bakar seperti menyediakan WhatsApp Group untuk pasien kemoterapi. Dalam grup tersebut pasien bisa saling support dan bertanya jika ada keluhan saat di rumah. Tidak cukup sampai disitu, setiap pasien juga diberikan edukasi terkait pola makan, pola personal hygiene, dan lainnya agar setelah dirawat tetap nyaman di rumah.
“Harapan kepada pasien kemoterapi untuk selalu semangat berikhtiar dalam mencari obat. Selalu berdoa dan serahkan kepada Allah SWT untuk meminta kesembuhan penyakitnya. Pokoknya semangat terus” pesan Kepala Ruang Abu Bakar. (hamara)
