Robot Karya Alvin Siswa SMK Mutu Raih Prestasi IYRC Korsel-Asean X China, Malaysia
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – Bercerita tentang prestasi robotic di Malang raya tidak lepas dari SMK Muhammadiyah 7 Gondangkegi populer disebut SMK Mutu. Diantara sekian banyak siswa prestasi bidang robotic tersebut adalah Alvin Sahputra, siswa jurusan Mekatronika.
Alvin menjadi pusat perhatian pada tahun 2023, karena prestasi robot karya-nya juara lomba robot internasional di ajang Internasional Youth Robotic Competition (IYRC) di Korea Selatan. Prestasi itu berlanjut pada panggung internasional youth robotic competition Asean X China di Malaysia.

Hasil dari dua lomba robotic ini, Alvin yang lahir dari pasangan Ahmad dan Suprihatin ini menyumbangkan prestasi sekaligus membawa kebanggaan bagi orang tuanya dan keluarga besar SMK Mutu Gondanglegi.
Menurut Alvin, prestasi yang dicapainya tidak lepas dari momentum hari raya Idul Adha tahun 2023. Saat itu dirinya mengikuti shalat Idul Adha di sekolah. Salah satu gurunya memberitahu bahwa dia terpilih untuk mewakili SMK Mutu lomba IYRC di Korsel.
Awalnya, lanjut Alvin yang alumni SMP Negeri 5 Kepanjen ini sempat ragu menerima pilihan tersebut. Namun atas dorongan orang tua dan bimbingan para guru Mekratronika dirinya siap berjuang atas nama SMK Mutu dan Indonesia.
“Saya waktu itu langsung masuk training center membentuk tim dengan teman saya, yang sama-sama mempersiapkan latihan mulai siang dan malam,” kenang Alvin.

Termasuk proses pendaftaran dan pengurusan paspor hingga ke Probolinggo. Sambil propses administrasi selesai, dirinya bersama tim merancang inovasi untuk lomba mulai dari mengenal peraturan lomba hingga fitur-fitur unik yang bermanfaat dan sesuai dengan peraturan lomba.
Setelah latihan di SMK Mutu selesai, Alvin harus berangkat ke Jakarta untuk memperkuat teknik robotic. Hampir sepekan memperkuat skill teknik robotic, dirinya berangkat menuju ke Daejeon Korsel.
Saat berada di Korsel Alvin langsung berkompetisi dengan partisipan dari berbagai negara. Seperti Colombia, Israel, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan masih banyak negara lainnya yang tidak bisa disebutkansatu per satu.

Nah setelah bertanding, Alvin merancang inovasi yang disebut EcoBlend Smart Cafe. Sebuah karya robot restorasi yang dilengkapi dengan berbagai fitur canggih, seperti kemampuan untuk memindahkan makanan secara otomatis, pencahayaan otomatis, serta sistem parkir yang mendeteksi kendaraan yang mungkin menabrak dinding.
Selain itu, Alvin inovasi ini memiliki taman yang dilengkapi dengan fitur pintu atap otomatis yang dapat menutup saat hujan, serta sistem pengairan otomatis yang mengaktifkan diri saat tanah kekurangan air.

Melalaui sistem inovasi tersebut Alvin optimis prestasi. Tak selang lama harapan tersebut terwujud nama tim SMK Mutu muncul di layar dan dipanggil nama Alvin bersama tim.
“Itulah momen excited dan merasa senang. Kami bersyukur atas nikmat prestasi ini, karena dengan doa dan dorongan dari bapak ibu guru serta teman-teman juga orang tua kami, memperoleh bronze medals,” tutur Alvin.
Masih belum cukup di Korsel, Alvin bersama tim melanjutkan mengikuti perlombaan di Malaysia. Saat itu inovasi yang ditampailkan adalah membuat simulasi rumah joglo dimana dengan fitur-fitur yang keren serta pencetakan batik untuk pelestarian budaya dari Indonesia. Dengan fitur pencatakan batik otomatis dan juga rumah joglo dengan fitur canggih.

Ketika menjelang lomba, tandas Alvin, line followers, mendadak sensor pada robot termasuk laptopnya error. Meski begitu atas pertolongan Allah robot robot line followers ketika lomba dapat berjalan dengan baik. Pengumuman para juara tiba, meraih silver medal pada kategori creative desain.
“Saya, Alvin mengucapkan puji syukur Allhamdulillah pada Allah, orang tua, SMK Mutu, guru-guru, dan seluruh teman-teman yang telah memberikan dukungan,” ucap Alvin. (humas smk mutu/editor: hamara)
