Ratusan Tenaga Kesehatan Webinar Modern Wound Care, Klinik Firdaus Perkuat Kompetensi Layanan Primer
TABLOIDMATAHATI.COM, SLEMAN– Komitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan terus ditunjukkan Klinik Pratama 24 Jam Firdaus melalui penyelenggaraan webinar nasional bertajuk “Mastering Modern Wound Care: Essential Skills for the Modern Clinician”. Kegiatan yang digelar secara daring melalui Zoom ini diikuti ratusan tenaga kesehatan dari berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari dokter, perawat, hingga tenaga kesehatan lainnya.
Webinar yang menjadi bagian dari program #FirdausMediTalk ini merupakan hasil kolaborasi Klinik Pratama 24 Jam Firdaus bersama Eduverse Health Institute and Training Center dengan dukungan Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan tersebut juga telah memperoleh akreditasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sehingga peserta berhak mendapatkan Satuan Kredit Profesi (SKP).
Ketua Panitia, dr. Aryodipo Biru Bawono, mengatakan perkembangan ilmu perawatan luka berlangsung sangat cepat sehingga tenaga kesehatan perlu terus memperbarui pengetahuan dan keterampilannya. Menurutnya, webinar ini menjadi sarana pembelajaran berkelanjutan agar peserta mampu menerapkan praktik perawatan luka modern yang berbasis bukti ilmiah.
“Perawatan luka terus berkembang dengan berbagai inovasi dan pendekatan terbaru. Melalui webinar ini, kami berharap peserta memperoleh pemahaman yang komprehensif sekaligus mampu mengimplementasikan praktik terbaik dalam pelayanan sehari-hari demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien,” ujar dr. Aryodipo.
Sementara itu, Kepala Klinik Pratama 24 Jam Firdaus, dr. Septrivia Fryzka, menegaskan bahwa peningkatan kompetensi sumber daya manusia merupakan investasi penting dalam menghadirkan layanan kesehatan yang aman dan bermutu. Karena itu, klinik secara rutin menggelar pelatihan dan webinar sebagai bagian dari pengembangan profesional tenaga kesehatan.
“Kami percaya bahwa peningkatan kompetensi tenaga kesehatan akan berdampak langsung pada peningkatan mutu pelayanan serta keselamatan pasien. Komitmen ini akan terus kami jaga melalui berbagai program edukasi yang berkelanjutan,” katanya.
Apresiasi juga disampaikan Ketua MPKU PWM DIY, dr. Masykur Rahmat, MARS, yang menilai kolaborasi antar lembaga menjadi langkah strategis dalam memperkuat kapasitas tenaga kesehatan, baik di lingkungan Muhammadiyah maupun secara nasional.
Webinar menghadirkan sejumlah narasumber berpengalaman di bidang perawatan luka. dr. Budhi Arifin Noor, Sp.B., Subsp. BVE(K) mengupas mekanisme biologis penyembuhan luka hingga penerapannya dalam praktik klinis. Materi mengenai prinsip-prinsip modern wound management dan teknik dressing klinis disampaikan dr. Muhammad Ihsan Wahdono, Sp.B.P.R.E., M.Ked.Klin.
Perspektif keperawatan disampaikan Fahni Haris, S.Kep., Ns., M.Kep., PhD melalui pembahasan kolaborasi perawat dalam mendukung pemulihan pasien, sedangkan Sukarni, S.Kep., Ns., M.Kep., PhD., WOCN membagikan praktik terbaik mengenai kesinambungan pelayanan perawatan luka berdasarkan pengalaman di PKU Muhammadiyah Kitamura.
Melalui webinar nasional ini, Klinik Pratama 24 Jam Firdaus berharap dapat terus menjadi pusat pembelajaran bagi tenaga kesehatan sekaligus mendorong terwujudnya layanan primer yang profesional, berbasis ilmu pengetahuan, dan mengutamakan keselamatan serta kualitas pelayanan bagi masyarakat. (arief hartanto)
