Puguh Wiji Pamungkas Bersama Tokoh Kota Batu, Hadiri Doa Bersama-Tahlil 7 Hari Almarhum Rizki Kurnia Wahyu Aditya
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – Presiden Nusantara Gilang Gemilang (NGG) drh. H Puguh Wiji Pamungkas, MM, menghadiri doa bersama sekaligus tahlil tujuh hari wafatnya Rizki Kurnia Wahyu Aditya -korban penganiayaan yang menyebabkan kematian beberapa hari yang lalu-. Doa bersama dan tahlil 7 hari tersebut dilaksanakan Kamis Wage Malam Jum’at Kliwon, tanggal 6 Juni 2024 di halaman kantor PCNU Kota Batu, Jl. KH. Agus Salim 21-23 Sisir, Batu.
Kehadiran ustadz Puguh Wiji Pamungkas tersebut untuk memberikan dukungan moral dan doa kepada keluarga almarhum Rizki Kurnia Wahyu Adity. Selain ustadz Puguh Wiji Pamungkas, dukungan serupa juga datang dari berbagai tokoh masyarakat, tokoh agama, dan aktivis kemanusiaan.
Menurut ustadz Puguh, acara dibuka oleh MC Yuli Efendi Mas’ud, selanjutnya menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan doa bersama dan tahlil dengan imam KRHA. KH. M. Musyrifin Amongjiwo.

Selain doa bersama dan tahlil 7 hati, kata ustadz Puguh rangkaian acara dilanjutkan dengan orasi kemanusiaan oleh masing-masing organisasi, komunitas kemanusiaan, yang dipandu langsung oleh Rudianto, S.Pd, SH, MAP, ataun akrap disapa Goes Idur selaku Ketua Komnas PA, NGG dan Sarbumusi Kota Batu.
Dijelaskan ustadz Puguh para orator yang tampil diantaranya, Fuad Dwiyono, S.Sn. (Ketua Umum RPPAI), Takim, S.Pd, M.Pd. (Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Batu), Syahrial Ahmad (Ketua Student Care IPNU-IPPNU Kota Batu), Miftachul (Ketua IPPNU Kota Batu), H. Puguh Wiji Pamungkas, MM (Presiden Nusantara Gilang Gemilang -NGG-), Gini Astutik (Ketua PC Muslimat NU Kota Batu), Rosidah Erawati (Perempuan Bangsa/Fatayat NU Kota Batu), KH. Musyrifin (Wakil Ketua Pagar Nusa Kota Batu), Sayekti Pribdiningtyas, S.Psi, M.Pd, (HIMPSI Jawa Timur), Yuli (Suara Perempuan Desa -SPD-).
Berikutnya hadir juga Dewi Irvani, S.Hut, M.Ph, M.Si, Haris El Mahdi, S.Sos, M.Sos, (Koordinator GusDurian Kota Batu), dan ditutup oleh M. Chori, S.Sos, M.Si, mewakili Kepala Dinas Pendidikan Pemerintahan Kota Batu.

Menariknya, tandas ustadz Puguh, pada acara tersebut juga dijadikan momentum deklarasi anti bullying yang dipimpin pembacaannya oleh Fuad Dwiyono dan diikuti oleh seluruh masyarakat yang hadir. Adapun isi deklarasi adalah unsur masyarakat Kota Batu dan Malang Raya, menyatakan
- Stop kekerasan terhadap anak.
- Mendeklarasikan Hari Anti Bullying Kota Batu diperingati setiap tanggal 31 Mei.
- Bersama pemerintah ikut mengawal kebijakan-kebijakan terkait perlindungan anak di Kota Batu.
- Dibacakan bersama di Batu, pada tanggal 6 juni 2024, oleh : Ormas/ Komunitas Kemanusiaan Kota Batu dan Malang Raya.
Selesai pembacaan deklarasi, dilanjutkan dengan tandatangan anti kekerasan terhadap anak dan rekomendasi kepada Pemerintah Kota Batu untuk menetapkan setiap tanggal 31 Mei diperingati sebagai Hari Anti Bullying di Kota Batu oleh seluruh masyarakat yang hadir.
Acara ditutup dengan foto dan video bersama dengan keluarga korban, pimpinan organisasi/ komunitas kemanusiaan dan seluruh masyarakat yang hadir dalam kegiatan malam tersebut. (rilis: puguh/don)
