PMM UMM Kelompok 3 Memanfaatkan Lahan Kosong Untuk TOGA di Kelurahan Tlogowaru
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Kelompok 3 Gelombang 9 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) bersama masyarakat Desa Tlogowaru mewujudkan keluarga sehat menggunakan pengobatan alami dengan cara penanaman TOGA (Tanaman Obat Keluarga) karena memiliki sejumlah manfaat.
Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Kelompok 3 Gelombang 9 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini di bawah arahan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Lilis Setyowati, MSc, dengan tim terdiri Muhamad Fikri Renaldi (koordinator), Andini Aprilia Putri, Muchamad Surya Budi, dan Ika Ayu Fitriani. Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan hilirisasi hasil penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Adapun manfaat penting TOGA. Pertama, tanaman-tanaman ini sering kali dapat tumbuh dengan mudah di halaman rumah atau pekarangan, memberikan akses langsung ke bahan obat alami yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan kesehatan. Ini dapat mengurangi ketergantungan pada obat-obatan kimia dan biaya pengobatan. Kedua, penanaman tanaman Toga mendukung keberagaman hayati dan pelestarian lingkungan. Banyak tanaman obat juga memiliki manfaat ekologis seperti menarik serangga penyerbuk atau mengurangi erosi tanah.
Namun, penting untuk memperhatikan bahwa meskipun tanaman Toga dapat bermanfaat, penggunaan obat herbal harus dilakukan dengan hati-hati dan pengetahuan yang memadai. Konsultasi dengan profesional kesehatan tetap penting untuk memastikan efektivitas dan keamanan dalam penggunaan tanaman obat.Secara keseluruhan, penanaman Toga adalah praktik yang bermanfaat dan dapat mendukung gaya hidup sehat dan berkelanjutan jika dilakukan dengan pengetahuan dan kehati-hatian yang tepat.
Menurut Ketua PMM Kelompok 3 Gelombang 9 UMM, Muhamad Fikri Renaldi tujuan penanaman TOGA itu agar bisa memotivasi masyarakat di desa tlogowaru tentang bagaimana pentingnya menanam tanaman TOGA dan memanfaatkan tanaman tersebut untuk pengobatan secara alami.

Kegiatan ini diikuti oleh warga Tlogowaru setempat dan anggota PMM sebagai fasilator. Tanaman TOGA yang kami gunakan dalam kegiatan ini adalah Jahe, Lidah Buaya, Kunyit, Daun salam, Seledri, Kemangi.Para warga diajarkan bagaimana cara menanam tanaman TOGA yang baik dan benar serta dengan memanfaatkan lahan yang ada, dan tidak menutup kemungkinan menanam di polibag.
Berikut adalah jenis tanaman dan manfaat dan kandungannya :
1. Jahe
Manfaat : Dapat Mengobati diabetes, Meningkatkan sistem pencernaan, Mengurangi mual dan muntah, Meredakan nyeri sendi dan otot, Meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
kandungan : Gingerol (antioksidan dan anti-inflamasi), Shogaol, Zingiberene, Vitamin C Magnesium.
2. lidah buaya
Manfaat : Dapat Mengobati diabetes, Melembapkan dan menyembuhkan kulit, Menenangkan iritasi dan luka bakar, Membantu penyembuhan luka, Membantu pencernaan.
Kandungan : Vitamin C, E, dan B12, Asam folat, Enzim (misalnya amilase dan lipase), Asam amino esensial, Polisakarida (acemannan).
3. kunyit
Manfaat : Dapat Mengobati diabetes, Meningkatkan kesehatan kulit, Membantu pencernaan, Menurunkan risiko penyakit jantung, Meredakan peradangan dan nyeri.
Kandungan : Kurkumin (antioksidan dan anti-inflamasi), Minyak atsiri (turmerone, atlantone), Vitamin C dan E, Zat besi.
4. daun salam
Manfaat : Dapat Mengobati hipertensi, Membantu pencernaan, Mengurangi kadar kolesterol, Mengatasi masalah pencernaan seperti diare, Menenangkan dan mengurangi kecemasan.
Kandungan : Minyak atsiri (eugenol, metil eugenol), Tanin, Flavonoid, Alkaloid, Vitamin A, B, dan C.
5. seledri
Manfaat : Dapat mengobati hipertensi, Meningkatkan pencernaan, Mengurangi kadar kolesterol, Meningkatkan kesehatan kulit.
Kandungan : Vitamin A, C, dan K, Kalium, Serat, Flavonoid (apigenin), Luteolin.
6. kemangi
Manfaat : Dapat mengobati hipertensi, Menenangkan sistem saraf, Meningkatkan fungsi hati, Menjaga kesehatan mata, Meningkatkan daya tahan tubuh.
Kandungan : Minyak atsiri (eugenol, linalool), Flavonoid, Vitamin A, C, dan K, Kalsium, Zat besi. (penulis/foto: pmm kelompok 3 gelombang 9 umm/editor: hamara)
