PGSD UMM Workshop Menjadi Pendidik Visioner, Menciptakan Wirausaha Milenial
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – Mahasiswa angkatan 2021 Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengikuti workshop tematik Shaping Quality Edicators with a Enterpreneur Mindset di aula BAU UMM, Rabu (04/12). Workshop tersebut menghadirkan pemateri Founder and Owner Little Bee Day Care, Yorita Febry Lismanda, M.Pd, dipandu moderator Bahrul Ulum, M.Pd.

Menurut Bahrul Ulum, M.Pd, workshop ini bertujuan menanamkan jiwa wirausaha mahasiswa PGSD UMM untuk membentuk strategi dan peluang pendidikan prima di era global. Harapannya setelah workshop mahasiswa PGSD UMM bisa terinspirasi bisa menjadi pendidik serta wirausahawan dimasa yang akan datang.
Pendidik atau wirausahawan? Tentu bisa, itulah yang disampaikan pemateri Yorita Febry Lismanda, M.Pd, mahasiswa PGSD bisa menjadi pendidik atau wirausaha. Bahkan bisa juga keduanya. Jika ingin menjadi pendidik maka mereka bertanggung jawab untuk membimbing, mengajar, dan mendidik generasi muda agar memiliki pengetahuan, keterampilan, dan karakter yang baik.

Contohnya, kata Yorita, profesi guru, dosen, pelatih atau mentor. Saat ini peluang menjadi pendidik (guru) semakin lama semakin sedikit tapi kebutuhan pendidikan terus dibutuhkan bahkan sepanjang hayat.
Sedangkan wirausaha adalah individu yang menciptakan dan menjalankan bisnis dengan tujuan menciptakan nilai, menghasilkan keuntungan, dan memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat. Jika ingin berwirausaha maka mereka dilatih untuk menumbuhkan jiwa yang kreatif dan inovatif, berani mengambil resiko, dan berorientasi pada solusi.

Yorita memberikan contoh sederhana dari berwirausaha yaitu berdagang. Melalui berdagang, wirausaha tidak hanya mencari keuntungan, tetapi juga memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat. Seperti Hadis Nabi Shallallahu Alaihi Wassallam: Hendaklah kalian berdagang karena berdagang merupakan sembilan dari sepuluh pintu rezeki. Sebaik-baik pekerjaan adalah pekerjaan seorang pria dengan tangannya dan setiap jual beli yang mabrur. (HR. Ahmad, Al-Bazzar, Ath-Thabrani dan selainnya).
Nah, Yorita menegaskan apakah mahasiswa angkatan 2021 PGSD UMM ingin menjadi pendidik sekaligus wirausaha? Ada beberapa kombinasi perlu diperhatikan ketika pendidik sekaligus wirausaha. Seperti membuka kursus atau pelatihan online. Melalui kursus dapat mengajarkan keterampilan seperti desain grafis, coding, atau bahasa asing. Cara lain bisa dengan menjual produk edukasi seperti menulis buku pelajaran, membuat aplikasi edukasi atau menjual modul pembelajaran. (humas pgsd umm/don)
