PD Pemuda Muhammadiyah Tulang Bawang Dilantik
TABLOIDMATAHATI.COM, LAMPUNG – Momentum pelantikan Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Tulang Bawang periode 2024–2028 menjadi penanda dimulainya gerak baru kepemudaan dalam rangka menyemai dakwah Islam berkemajuan di ujung timur Provinsi Lampung. Diselenggarakan pada Kamis, 10 Juni 2025 di Gedung Panorama Resort, Banjar Agung, pelantikan ini menghadirkan semangat kolaborasi antarstruktur dan lintas elemen masyarakat.
Pelantikan dilakukan langsung oleh Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Provinsi Lampung, melalui Sekretaris PWPM, M. Iqbal W. Triyono, SH, dan Wakil Ketua Bidang Riset dan Ilmu Pengetahuan, Yoga Hasdi Ariantoro, M.Pd. Dalam sambutannya, M. Iqbal menekankan bahwa pemuda tidak cukup hanya hadir sebagai pelengkap, tetapi harus menjadi penggerak utama perubahan sosial.

“Pemuda Muhammadiyah bukan sekadar organisasi, tapi gerakan pembaruan. Ia harus hadir sebagai pelopor dalam nilai, pelangsung dalam amal, dan penyempurna dalam karya,” ujar Iqbal. Ia juga menekankan pentingnya empat pilar kader: kekuatan spiritual, daya pikir global, semangat kewirausahaan, dan keberanian berperan di ranah kebangsaan.
Pelantikan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, mulai dari unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, tokoh Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, serta organisasi kepemudaan lintas ormas. Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati, Ir. Anthoni, MM, menyatakan dukungan dan harapannya agar Pemuda Muhammadiyah menjadi mitra strategis dalam pembangunan sumber daya manusia.
Ketua terlantik PDPM Tulang Bawang, Joko Riyanto, dalam pidato perdananya menyampaikan tekad besar untuk membangun gerakan kepemudaan yang berdaya saing, berdaya spiritual, dan berdaya pikir. Dengan mengusung visi “Pemuda Negarawan: Tulang Bawang Berkemajuan,” ia menegaskan pentingnya soliditas internal dan ruh spiritual dalam setiap gerakan organisasi.

“Kita tidak boleh berhenti pada kerja struktural, kita juga harus kuat secara spiritual. Shalat dan rasa syukur harus menjadi fondasi gerakan. Dari situ, kekuatan sejati pemuda akan tumbuh,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua PDM Tulang Bawang, Hi. Mulyadi, mengingatkan agar PDPM senantiasa menjaga koordinasi dengan struktur induk Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah. Ia menegaskan, Pemuda Muhammadiyah bukan organisasi independen, melainkan bagian yang tak terpisahkan dari keluarga besar Muhammadiyah yang memiliki tujuan membangun peradaban umat.
Pelantikan ini menjadi titik awal dari amanah panjang yang akan dijalankan selama lima tahun ke depan. Dengan semangat tajdid dan nilai-nilai Al-Ma’un yang hidup dalam nadi gerakan Muhammadiyah, para kader muda di Tulang Bawang diharapkan mampu menghadirkan solusi atas berbagai tantangan keumatan dan kebangsaan.
Pemuda Muhammadiyah Tulang Bawang kini siap melangkah. Tidak hanya mengguncang zaman, tetapi juga menghadirkan kemajuan yang membumi: kokoh dalam akidah, cerdas dalam strategi, dan luas dalam jangkauan gerak. (joko riyanto)
