MEBP Kawal Surya Mart Tiap Tahun Naik Omzetnya
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG-Majelis Ekonomi Bisnis Pariwisata (MEBP) PDM Kabupaten Malang terus memperkuat amal usaha Surya Mart melalui tangan hangat seorang entrepreneur muda bernama Nur Rohman, S.Pd. “Bismillah sejak kami diberi amanah per Januari tahun lalu, ada beberapa yang diperbaiki. Alhamdulillah sekarang sudah terus berkembang dan labanya juga mengalami kenaikan,” ujar Direktur Surya Mart, Nur Rohman.
Apa saja yang diperbaiki? Nur Rohman menjelaskan pertama kali dirinya langsung melakukan manuver manajemen dengan merombak struktur untuk bekerja sesuai dengan job desk yang sudah ada. Sehingga lebih tersistem dan jelas tugas fungsinya.

Kedua, Nur Rohman melakukan pemetaan data market konsumen Surya Mart. Maksudnya pangsa pasar Surya Mart mana saja yang perlu di-penetrasikan serta wilayah market mana saja yang harus masuk database.
Berikutnya, Nur Rohman menata ulang display produk yang sebelumnya spesifikasi, sekarang menjadi lebih spesifik sesuai dengan kelompok dan jenis produknya. Dari tiga hal ini, dapat mengidentisifikasi produk apa saja di Surya Mart yang dibutuhkan konsumen dan produk apa saja yang kurang diminati oleh konsumen Surya Mart. Sehingga manajemen nanti dapat fokus pada pengembangan produk sesuai kebutuhan konsumen Surya Mart yang memang sebagian besar adalah warga persyarikatan Muhammadiyah. Itu sebabnya Surya Mart menyisihkan sebagian keuntungan untuk panti asuhan melalui Lazismu Kabupaten Malang.

Terkauit dengan pemasaran, Nur Rohman menyebutkan melalui dua chanel. Pertama chanel secara langsung dengan mendatangi AUM (Amal Usaha Muhammadiyah) silaturahmi untuk kerja sama dengan Surya Mart. Kedua, optimalisasi platform digital marketing melalui medsos maupun langsung memesan pada call center Surya Mart.
Bentuknya katalog WA, serta pemesanan melalui telepon antar pimpinan ranting dan pimpinan cabang Muhammadiyah-Aisyiyah. Hal ini sebagai langkah awal gerakan ekonomi mandiri namun internal agar hasilnya maksimal.

Suplai produk Surya Mart tersebut berasal dari distributor resmi pabrik serta perkembangan terbaru mulai banyak produk UMKM yang juga dikirim ke Surya Mart. Mereka (UMKM) meminta kerja sama dengan Surya Mart bagaimana produknya juga ikut bisa dipasarkan.
Menariknya, Nur Rohman mengungkapkan sejak tahun 2022 hingga sekarang omzet per bulan Surya Mart terus meningkat. Data keuangan terbaru omzet per bulan sekitar Rp 90 juta. Meski begitu dirinya optimis bahwa akhir tahun 2023 nanti omzetnya sudah bisa tembus ratusan juta. InsyaAllah.

Sebagai closingnya, Nur Rokhman membuka data survei terhadap konsumen bahwa layanan Surya Mart saat ini sudah lebih bagus dari beberapa tahun sebelumnya. Sebab sudah istiqamah jam buka-nya, produknya lengkap, karyawan tetap 4 orang dan freelance 4 orang. Selain itu data survei penetrasi pasar omzet paling besar berasal dari AUM-ortom di wilayah Dau dan sekitarnya.
Dari data ini, Nur Rohman, melakukan percepatan laba dengan membuka reseller jenis produk sembako maupun kebutuhan lainnya. “Kami sampaikan terima kasih kepada para konsumen dan mitra dagang kami atas kepercayaan yang telah diberikan. Semoga Surya Mart semakin berkembang,” kata alumni pendidikan kewarganegaraan atau civic hukum UMM ini. (doni osmon)
