Mahasiswa KKN Berdampak 129 UMM Proker Smart Learning Station Pada Siswa MTs Lombok Kulon Berbasis Ilmu Terapan Lintas Fakultas
BONDOWOSO – Tri Dharma Perguruan Tinggi merupakan salah satu implementasi bidang pengabdian Masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa KKN Berdampak Kelompok 129 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Hal ini dijelaskan anggota KKN Berdampak 129 UMM, Iyaas Rahaswin Rizq bahwa selama melaksanakan program kerja (proker) KKN 129 UMM di bawah pendampingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Ardik Praharjo, S.AB., M.AB dengan mengusung tema Smart Learning Station di MTs Lombok Kulon, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso (10 Agustus 2026) kemarin.
Menurut Iyaas Rahaswin Rizq proker Smart Learning Station (SLS) di MTs Lombok Kulon menghadirkan pengalaman belajar interaktif dan menyenangkan bagi siswa, dengan konsep bahwa belajar tidak harus dilakukan dengan duduk diam di kelas. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa dari enam fakultas, yaitu FISIP (Fakultas Ilmu Politik), FH (Fakultas Hukum), FT (Fakultas teknik), FAPSI (Fakultas Psikologi), FIKES (Fakultas Ilmu Kesehatan), dan FEB (Fakultas Ekonomi Bisnis), yang masing-masing menghadirkan aktivitas sesuai bidang keilmuannya.

Seperti apa Smart Learning Station (SLS) tersebut? Iyaas Rahaswin Rizq mengatakan teknisnya dalam bentuk keseruan games yang dibawa oleh masing-masing mahasiswa KKN 129 UMM berbasis disiplin ilmu fakultas. Yakni mahasiswa FISIP bertajuk Be a Leader, dimana siswa merasakan peran sebagai pemimpin dengan menyelesaikan masalah sosial sederhana secara berkelompok, lalu menjelaskan keputusan beserta alasannya. Aktivitas ini melatih critical thinking, kemampuan mengambil keputusan, komunikasi, dan problem solving.
Berikutnya mahasiswa Fakultas Teknis mengusung Game Biner dan Ketapel mengajarkan siswa menerjemahkan kata ke kode biner menggunakan petunjuk huruf A–Z, melatih konsentrasi, ketelitian, dan logika. Selanjutnya, siswa merakit ketapel sederhana dari stik es krim untuk menjatuhkan gelas plastik.
Mahasiswa dari Fakultas Hukum, menunjukkan game edukasi Benar atau Salah. Bahwa siswa diberi pemahaman singkat tentang hukum, siswa menjawab pernyataan benar atau salah dengan mengangkat bendera hijau atau merah, melatih keberanian berpendapat dan pemahaman hukum sehari-hari.
Sedangkan mahasiswa asal Fakulras Ekonomi Bisnis menyelenggarakan Simulasi Bisnis mengajak siswa mengembangkan bahan mentah menjadi ide produk, menentukan nama produk, serta harga jual, melatih kreativitas dan jiwa kewirausahaan sejak dini.

Berikutnya mahasiswa asal Fakultas Ilmu Kesehatan mengajarkan Pojok Cuci Tangan dan Isi Piringku dimana siswa mempraktikkan cuci tangan menggunakan lotion glitter untuk mengetahui bagian tangan yang belum bersih, lalu menyusun gambar makanan ke dalam kelompok makanan pokok, lauk-pauk, sayuran, dan buah sesuai konsep Isi Piringku.
Closingnya, mahasiswa (Fakultas Psikologi) membawa materi Eksplorasi Minat dan Bakat yakni siswa diajak diskusi dan FGD, siswa mengenali minat, kemampuan, dan potensi diri, kemudian mendapat feedback dari mahasiswa. Kegiatan dilengkapi permainan membangun menara dari sedotan untuk melatih kerja sama.
“Kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, melainkan ruang bagi siswa untuk belajar mengambil keputusan, berani berpendapat, bekerja sama, berpikir kreatif, menjaga kesehatan, dan mengenal diri sendiri,” ujar Iyaas Rahaswin Rizq.
Enam fakultas hadir dengan cara berbeda, namun membawa semangat yang sama: menjadikan pembelajaran lebih dekat, menyenangkan, dan memberikan dampak nyata bagi generasi muda di Desa Lombok Kulon. (mahasiswa kkn berdampak kelompok 129 umm)
