Kemah Juara SDIT Insan Permata Malang Wujudkan Generasi Mantab
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – SD Islam Terpadu (SDIT) Insan Permata Malang tumbuhkan Generasi Mantab atau akronim dari Generasi Mandiri, Tangguh, dan Bertanggungjawab. Tema tersebut yang menjadi semangat kegiatan Kemah Juara SDIT yang dilaksanakan pada (26-28/10) di Bumi Perkemahan Coban Rondo Pujon. Selama tiga hari dua malam peserta Kemah Juara ditempa karakternya.

Berbicara langsung dengan Kepala SDIT, Fitria Hidayati, S.Pd., menjelaskan secara umum Kemah Juara adalah kegiatan rutin setiap tahun khusus untuk jenjang kelas 4 dan 5. Sebelum menuju Kemah Juara ada pembiasaan yang dilakukan oleh SDIT yaitu siswa diberikan pembiasaan dengan menuntaskan misi di buku sakunya dengan harapan mampu menjadi siswa islami yang berkarakter.

“Tujuan kita untuk tempat atau wadah mengembangkan pengatahuan, minat bakat, pembinaan karakter, dan menambah pengalaman serta memberikan kesempatan untuk membuktikan anak-anak itu bisa bermasyarakat dalam bidang kepramukaan.” Terang Hidayati.
Kegiatan Kemah Juara ini didasarkan pada SKL (Standar Kompetensi Lulusan). Hidayati menyebutkan ada total 10 SKL yang ingin dicapai dalam kegiatan tersebut. satu menuntaskan Asmaul Husna. kedua membiasakan kalimat Toyibah. Ketiga ibadah yang benar (wudhu, dzikir pagi-petang, qiyamul lail, infaq, sholat berjamaah). ke empat mampu melayani diri sendiri (mandiri) dan kelima mampu menjadi pribadi yang tangguh serta bertanggung jawab.

Berikutnya ke enam adab berbicara. ketujuh menghargai aturan. ke delapan membiasakan hidup rapi, teratur, dan mampu menjaga barang pribadi. Ke sembilan memiliki keterampilan hidup; dan sepuluh belajar menyelesaikan tugas tanpa bantuan.
Lantas apa saja kegiatannya? Hidayati menyebutkan ada beragam kegiatan yang tentunya sangat mengasikan. Dimulai pada hari pertama yaitu upacara pembukaan, bangun tenda, bersih diri, pemberian materi seputar kepramukaan, kemandirian, dan kerja sama. Dilanjutkan pada hari kedua dengan agenda senam pagi, memasak mandiri, fun games, dan jelajah alam.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, kali ini siswa jelajah mandiri dengan pengawas bayangan dari kejauhan untuk menumbuhkan rasa mandiri tim. Menuju malam, dilakukan refleksi jelajah yang sudah dilalui dan juga persiapan pentas seni masing-masing regu.
Ada sebanyak 16 regu putra dan 16 regu putri yang melakukan pentas seni secara terpisah. Semua tim diberikan kebebasan untuk menampilkan apa dengan tema dari salah satu 10 dasar darma pramuka. Semua tampil dengan diakhiri acara Api Unggun dan bernyanyi bersama.
“Setiap tim kami beri kebebasan untuk memilih apa yang mau ditampilkan, dalam jangka waktu tersebut ada beberapa penampilan seperti drama, teatrikal, tari daerah, dan juga ada yang semaphore,” ungkap Kepala SDIT Insan Permata Malang.

Perlu disampaikan, dalam kegiatan Kemah Juara SDIT ada banyak kegiatan yang rutin dilakukan. Kegiatan tersebut seperti sholat berjamaah, Al-Matsurat, muroja’ah surat hafalan, dan qiyamul lail (Shalat Malam).
Tiba di hari terkahir, semua regu mulai bersiap diri untuk pulang. Semua regu merapikan tenda dan barang bawaannya masing-masing. Acara Kemah Juara SDIT ditutup dengan upacara penutupan sekaligus pelantikan Penggalang Ramu Pramuka SDIT. Semua berangkat dan pulang dengan bantuan transportasi dari 8 armada truk Arhanud, 1 ambulan, dan mobil sekolah. (hamara)
