Job Fair SMK Muhisa 18 DUDI Hadir, Ratusan Siswa Terserap Kerja
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – Mengatasi informasi bahwa SMK penyumbang angka pengangguran tertinggi di Indonesia, SMK Muhammadiyah 1 Malang populer disebut SMK Muhisa sekolah Pusat Keunggulan vokasi internasional bidang kerjasama luar negeri menggelar Job Fair (15/11).
Kepala SMK Muhisa, Drs. Arif Efendi, berbicara dalam sambutan membuktikan bahwa SMK Muhisa tidak seperti informasi yang dikabarkan. Sebab alumni SMK Muhisa bisa disebut terserap dunia kerja maupun industri.

“Melalui job fair ini membuktikan bahwa lulusan SMK bekerja melanjutkan jenjang pendidikan dan wirausaha. Sebenarnya anak-anak SMK itu berwirausaha dan banyak diterima di industri,” ucap Arif.
Job Fair SMK Muhisa akan dilaksanakan selama dua hari mulai 15-16 dan diikuti oleh 300 siswa. Adapun mitra yang tergabung dalam kegiatan ini berjumlah 18 industri atau perusahaan populer disebut DUDI (Dunia Kerja Dunia Industri).

Mereka diantaranya PT. Alice International Collage (AIC) Jepang, Honda Kartika Sari, PT. Astra Daihatsu, Optik Internasional, PT. Alfamart, FPF, BTN Syariah, PT. Indomarco, PT. Smartfren, PT. Mandala Finance, PT. Permodalan Nasional Madani, PT. Arta Boga Cemerlang, Pedis Care, Finland Technology Indonesia, PT. Mandiri Utama Finance, PT. Home Kredit, dan PT. Sukses Sejahtera, CV. Mesindo.
“Tentunya kami mengucapkan terima kasih kepada mitra industri yang istilahnya mau bersambut bergandeng untuk bekerja sama menerima siswa alumni SMK Muhisa Kota Malang. Harapan kami kedepannya nanti siswa bisa diterima sesuai keinginan, kemampuan skill, dan jurusan,” tandas Arif yang dulu sebagai guru Bahasa Indonesia ini.

Di tempat sama, Majelis Dikdasmen PNG PDM Kota Malang, Drs. Zainullah, SH, MKPD, mengapresiasi SMK Muhisa karena membantu memajukan pendidikan vokasi SMK di Kota Malang.
Zainullah berpesan kepada peserta didik yang akan mengikuti job fair tiga hal. Tiga hal tersebut adalah pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Ketiganya sudah digembleng di SMK sehingga akan berguna bagi peserta didik di dunia kerja di manapun.

Zainullah menyampaikan pesan agar Kepsek SMP Muhammadiyah yang hadir bahwa SMK Muhisa menjadi salah satu sekolah yang patut dipertimbangkan. Banyak keunggulan yang sudah diraih oleh SMK Muhisa salah satunya yaitu kerja sama dengan pendidikan tinggi di Jepang.
“Semoga sukses selalu dan semoga para mitra bisa bertambah dan berdampak bagus bagi pengembangan SMK Muhammadiyah 1 Malang,” pungkas Zainullah. (hamara)
