Hadirnya Wildan Bos Tiga Usaha Perkuat MEBP Kabupaten Malang
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG-Majelis Ekonomi Bisnis Pariwisata (MEBP) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Malang 2023-2027 di-isi oleh para pengusaha muda sukses di bidangnya. Salah satunya adalah Wildan Nurfadila Amin, S.Pt, pengusaha yang mempunyai pabrik di Junrejo, Kota Batu ini, sukses bisnis di bidang peternakan.
Peternakan? Ya begitulah Wildan-nama panggilan Wildan Nurfadila Amin- menjelaskan bisnisnya di bidang peternakan pertama sebagai suplier susu segar di Industri Pengolahan Susu (IPS) PT Indolacto dan PT Cimori. Kedua bisnisnya adalah pakan ternak dan bahan baku pakan ternak.

Bukan itu saja, Wildan saat ini sedang memulai proses bisnis pengolahan hasil pangan dari bahan baku susu, yakni keju mozarela dan yogurt dengan merk Bavary sesuai dengan nama perusahaan di bidang supplier susu. Khusus keju mozarela dan yogurt ini sementara masih dipasarkan melalui be-to-be (bisnis ke bisnis) belum dijual meluas.
Sukses Wildan diawali tahun 2000 sebagai supplier susu di PT Indolacto, sedangkan supplier di PT Cimori tahun 2021. Suplier susu kedua IPS ini dilakukan Wildan dalam bendera Koperasi Susu Mitra Bakti Makmur (KSMBM). Setiap hari jumlah susu yang dikirim ke dua IPS tersebut sekitar 8.000 liter per hari atau 8 ton per hari.

Susu segar tersebut di proses melalui pendinginan dengan suhu 1-3 derajat, lalu dimasukkan dalam truk tangki khusus double pelapis agar kualitasnya terjaga dan manfaat susunya tidak berkurang. Setelah itu proses pengiriman ke dua IPS.
Selanjutnya Wildan menyebutkan bisnisnya di pakan ternak adaln dua macam pertama menjual bahan baku pakan ternak mulai polar, kopra, jagung dan semisalnya. Kedua dirinya juga menjual pakan ternak dalam bentuk jadi. Harga pakan ternak ini Rp 195 ribu per 50 kg atau per sak.

Dijelaskan Wildan jangkauan pasar untuk pakan ternak ini mulai Blitar hingga Magetan. Sedangkan untuk keju mozarela hingga Bali, dan susu segar ke PT Cimori dikirim ke Sentul sementara PT Indolacto cukup di pabrik Purwosari Pasuruan.
Menariknya total omzet dari unit usaha yang dikelola Wildan tersebut menembus angka Rp 4 miliar hingga Rp 5 miliar per bulan. Saat ini dalam mengelola bisnis dibantu 25 karyawan di semua bidang.
“Harapannya ketika dirinya masuk majelis ekonomi bisnis pariwisata Kabupaten Malang, dapat berbagi ilmu serta keahlian yang dimilikinya dalam jihad bidang ekonomi muhammadiyah,” tandas alumni Fakultas Peternakan Universitas Gajah Mada (UGM) Yogjakarta ini. (doni osmon)
