Enam Badan Usaha PWM Jateng Rakor Bahas Strategi
TABLOIDMATAHATI.COM, SEMARANG – Dalam upaya memperkuat legalitas dan meningkatkan tata kelola keuangan, enam Badan Usaha Milik Muhammadiyah (BUMM) di Jawa Tengah mengikuti rapat koordinasi yang digelar oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, Rabu (18/12/24). Pertemuan tersebut diharapkan dapat mendorong kemajuan BUMM sekaligus memperkokoh pengawasan persyarikatan.
Rapat koordinasi ini diadakan oleh PWM Jawa Tengah dengan melibatkan enam badan usaha yang telah terdata. Enam BUMM tersebut meliputi: PT Mentari Alkeskindo Sejahtera (PT MAS) yang bergerak di bidang perdagangan alat kesehatan. PT Suryamu yang memproduksi alat kesehatan sekaligus berdagang biskuit. PT Arrahmah Tour yang bergerak di sektor pelayanan umrah dan haji. PT UMKU yang fokus pada perdagangan ritel. PT 17 Perkasa yang menyediakan layanan outsourcing. PT Sinar Muhindo Konstruksi yang bergerak di bidang konstruksi.
Menurut PWM Jawa Tengah, pertemuan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi terkait legalitas perusahaan dan melakukan konsolidasi laporan keuangan. Dua hal ini menjadi langkah strategis agar BUMM di Jawa Tengah dapat lebih maju dan tertata.
Salah satu agenda utama yang dibahas dalam rapat tersebut adalah penyelesaian legalitas pendirian perusahaan. PWM Jawa Tengah menargetkan agar setiap BUMM memiliki status legal dengan kepemilikan saham minimal 50+1 sesuai ketentuan. Selain itu, konsolidasi laporan keuangan BUMM juga menjadi perhatian penting.
“PWM Jawa Tengah telah diberikan amanah oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk membentuk subholding yang akan memayungi seluruh BUMM di wilayah ini,” ujar Dodok Sartono, Sekretaris PWM Jawa Tengah.
Subholding ini nantinya akan dikenal sebagai PT Berkah Sang Surya (PT BSS). PT BSS diharapkan mampu menjadi payung hukum yang mengelola BUMM di bawah naungan PWM Jawa Tengah, termasuk Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang berada di tingkat Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM). (medkom pwm jateng/rilis grup media afiliasimu)
