Berkemajuan, SD Muhammadiyah Gresik Kaji Kurikulum Ismuba
TABLOIDMATAHATI.COM, GRESIK– Kamis (8/8/2024) SD Muhammadiyah Kompleks Gresik (SD Mugres) menggelar acara Diskusi Bedah Kurikulum Ismuba. Bertempat di Ruang Bagaskara SD Mugres Kampus A, diskusi ini dihadiri oleh tim Kepala Sekolah, Kepala Urusan Kurikulum, dan Kepala Urusan Kehidupan Islami SD Mugres.
Diskusi ini menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Athiq Amiliyah, S.Pd., selaku Koordinator Kurikulum SD Muhammadiyah Manyar (SDMM), dan Nur Asiyah, S.Pd.I., selaku penanggung jawab Ismuba SDMM. Kedua narasumber membedah berbagai aspek penting terkait kurikulum Ismuba (Islam, Muhammadiyah, dan Bahasa Arab) PP Muhammadiyah yang merupakan bagian integral dari pendidikan di sekolah-sekolah Muhammadiyah.

Athiq dan Asiyah menyampaikan praktik baik mengenai pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAIBP) Kurikulum Merdeka. Mereka juga membantu cara pembuatan CP-TP-ATP-MA mata pelajaran Ismuba yang diintegrasikan dengan Kurikulum Ismuba berbasis aktivitas.
Aspek-aspek tersebut kemudian disesuaikan dengan Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikbudristek nomor 32 tahun 2024.
Dalam pemaparannya, Asiyah mengungkapkan bahwa pengajar dapat menentukan TP dan ATP berdasarkan CP Keputusan BSKAP tersebut. Dengan demikian, materi yang disampaikan kepada siswa sesuai dengan target capaian pembelajaran. “Untuk pembuatan TP dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing sekolah. Materi yang ada di buku ajar digunakan sebagai referensi guru,” terang Asiyah.

Hal ini kemudian diperkuat dengan pemaparan oleh Athiq. Ia menerangkan bahwa CP PAIBP yang ada dalam salinan terbaru perlu diturunkan menjadi TP. “Ketika menurunkan ke TP, kita harus tahu kompetensi dan konten dalam CP tersebut. Jadi, saat membuat tujuan pembelajaran pada tiap fase dapat sesuai dengan CP yang ada dan tersampaikan sampai akhir fasenya,” papar Athiq.
Kepala Urusan Kurikulum SD Mugres Liana Fatmawati, S.Pd., mengungkapkan bahwa tujuan dari diskusi ini adalah untuk menyelaraskan pemahaman guru pengajar dan menyempurnakan penerapan kurikulum Ismuba di SD Mugres. Liana menilai acara ini menjadi wadah diskusi yang produktif. Para peserta dapat mendalami materi kurikulum Ismuba, serta berbagi pandangan dan pengalaman dalam implementasinya di sekolah masing-masing.
“Alhamdulillah, kegiatan diskusi ini sangat bermanfaat dan menambah referensi kami tentang perencanaan pembelajaran Ismuba di SD Mugres,” ungkap Liana. (penulis: abizar purnama/don)
