Bang Yus Mantan Pembalap Nasional, Eksportir Handal Pasar Jazirah Arab-Vietnam
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG– Yushofad Rudi disapa Bang Yus bisa menjadi guru sekaligus senior bisnis eksportir komoditas langka di Majelis Ekonomi Bisnis Pariwisata (MEBP) PDM Kabupaten Malang. Apa bisnisnya? Bang Yus mengungkapkan sejak tahun 2011 menekuni ekspor kayu gaharu.
Keberadaan kayu gaharu memang langka, sebab kayu gaharu yang bisa dijadikan komoditas ekspor mempunyai kualitas serta spesifikasi tertentu. Hal ini yang menjadikan langka dan mahal harganya.

Kata Bang Yus untuk mendapatkan kayu gaharu harus mendatangkan dari Bengkulu, Kalimantan, dan Papua. Nah, kayu gaharu paling utama yang diandalkan berasal dari Papua karena mempunyai aroma premium yang sangat disukai oleh masyarakat Jazirah Arab. Sementara pangsa pasar Vietnam kualitas jenis king.
Menariknya Bang Yus mengungkapkan kayu gaharu jika di ekspor ke Jazirah Arab dibeli untuk diambil aromanya. Selain jenis premium masyarakat Saudi juga suka jenis super yang harganya Rp 500 juta per kilo.

Sementara di Vietnam kayu gaharu dijadikan material untuk spiritual. Bahkan harganya sangat fantastis untuk per gram sekitar Rp. 1,5 juta–Rp. 2 juta. Pernah juga mengirim pesanan jenis super king dengan harga Rp. 2,5 miliar untuk per kilonya. Jenis super king ini aromanya ke luar terus tidak ada habisnya.
Bang Yus menyebutkan ekspor produk alam kayu gaharu ini tidak bisa dipastikan jumlahnya. Sebab tergantung kayu tersebut ada stoknya atau tidak. Sebab tidak semua kayu gaharu terdapat kandungan resin dan getah. Kandungan resin tersebut diserap untuk diambil minyaknya, sementara getahnya bisa disaring di proses kembali untuk menjadi hormon disuntikkan pada kayu-kayu gaharu yang kelas bawah menjadi kayu gaharu kelas menengah. Sehingga bisa menjadi komoditas ekspor ke negara India. Namanya jenis Sana’i.

Sebelum menjadi eksportir, Bang Yus bisnis otomotif selama 22 tahun. Bahkan dirinya pernah meraih juara 4 nasional kategori sprint rally kelas jeep 1300. Selain mantan pembalap nasional, dirinya juga pernah berada di dunia kontraktor. Salah satu karyanya adalah Saigon Water Park, Sukorejo, Pasuruan. (doni osmon)
