SD Muhammadiyah Jogokariyan Ngangsu Ilmu Inovasi SMK Mutu Gondanglegi
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi populer disebut SMK Mutu vokasi Unggul Utama Nasional kembali menjadi rujukan studi sejumlah sekolah Muhammadiyah di berbagai daerah. Kemarin (7/2) Kepala SD Muhammadiyah Jogokariyan Yogyakarya, Fika Widiana Kuspratiwi, M.Pd, bersama sembilan pimpinan SD Muhammadiyah Jogokariyan ngangsu ilmu (studi wawasan) ke SMK Mutu Gondanglegi.

“Kami sampaikan terimakasih kepercayaannya menjadikan SMK Mutu sebagai tujuan belajar, semoga menjadi inspirasi untuk berdaya saing dalam inovasi pendidikan yang berkemajuan,” opening Kepala SMK Mutu Gondanglegi, ustadz Munali, ST, M.Pd.
Menurut ustadz Munali, vokasi yang dipimpinnya tersebut memang mempunyai sejumlah inovasi pendidikan berkemajuan. Salah satunya adalah perpustakaan modern yang lengkap dan digital untuk menambah wawasan ilmu dan literasi siswa. Itu sebabnya perpustakan menjadi simbol tempat menerima tamu studi banding dan penggalian inovasi seperti tim SD Muhammadiyah Jogokariyan ini.

Ustadz Munali menjelaskan kunjungan SD Muhammadiyah Jogokariyan bertujuan untuk mengembangkan program unggulan mereka, yaitu tahfidz dan karakter. Sebab SD Muhammadiyah Jogokariyan ini fokusnya pada pendidikan karakter dan hafalan Al-Qur’an ingin menggali inspirasi dan praktik terbaik dari SMK Mutu, terutama dalam hal inovasi pembelajaran dan pengembangan sekolah.
Sekedar diketahui, tambah ustadz Munali, SMK Mutu Gondanglegi selain sekolah vokasi juga memiliki MBS (Muhammadiyah Boarding School) yakni Pesantren Entrepreneur Muhammadiyah (PEM) yang memiliki program penguatan karakter dan tahfidz. Sehingga perpaduan pendidikan vokasi dan pesantren ini menjadi inspirasi bagi sekolah berkemajuan.

“Bertempat di perpustakaan, kami saling bertukar wawasan dan pengalaman dalam bidang ini. Saling menggali informasi tentang program unggulan SMK Mutu, termasuk strategi pembelajaran yang inovatif dan pengembangan karakter siswa,” ucap peraih Reward Kepala Sekolah Terbaik MEA Jawa-Bali 2024 ini.
Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi kolaborasi yang lebih erat antara kedua sekolah dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. (humas smk mutu/don)
